Bantu Penyandang Disabilitas, Dinsospermades, Baznas Jepara dan YPTJ Salurkan Kaki dan Tangan Palsu

JEPARA | GISTARA. COM – Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa (Dinsospermades)  bersama Badan Amil Zakat Nasional  (Baznas) Kabupaten Jepara dan Yayasan Peduli Tunadaksa Jakarta (YPTJ) membantu kepada warga disabilitas berupa kaki dan tangan palsu sejumlah 50 orang penerima manfaat se-Jepara. Kegiatan ini berlangsung di Pendopo Kabupaten Jepara, Rabu 12 Maret 2025.

Kegiatan bantuan kaki dan tangan palsu bagi warga Jepara diinisiasi oleh Dinsospermades kerjasama dengan Yayasan Peduli Tunadaksa Jakarta (YPTJ), gayung bersambut ketika Dinsospermades komunikasi dengan YPTJ, ada program bantuan kaki dan tangan palsu yang tersebar seluruh Indonesia.

‘’Bantuan kaki dan tangan palsu di Jepara tahun ini terakhir, dari kuota sejumlah 1.500, adapun bantuan yang kami berikan kepada masyarakat Indonesia bahkan nyampe malaysia’’ kata Syawal dari YPTJ di sela-sela acara sebelum mengukur tangan dan kaki calon penerima manfaat.

BACA JUGA: Sumringah, 61 Mustahik di Pecangaan Terima Zakat Produktif dari Baznas Jepara

Bambang Dinsospermades Jepara menyampaikan Bantuan kaki dan tangan palsu diberikan oleh YPTJ, adapun dana operasional pengukuran dan penyerahan dibantu dari Badal Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jepara sejumlah Rp. 17.500.000.

Kusdiyanto Wakil Ketua Baznas Kabupaten Jepara mengatakan, Baznas adalah amil pemerintah yang mempunyai tugas mengumpulkan, mendistribusikan, memberdayakan dan melaporkan. Adapun zakat yang didistribusikan adalah dari zakat profesi ASN yang setor Zakatnya ke Baznas. Kemudian di distribusikan kepada 8 asnaf prioritas fakir dan miskin.

‘’Kami doakan bapak/ibu sementara ini masih menjadi mustahik dilain waktu semoga menjadi muzaki.Amin’’ pungkas Kusdiyanto. (KA/kya)

Related posts

Aliansi Mahasiswa Jepara Gelar Panggung Bebas: Menagih Reformasi Polri dan Penegakan HAM

Pertengahan Ramadan, Jepara Dapat Tambahan 19.600 Tabung LPG 

TK Kemala Bhayangkari 47 Diusulkan Jadi Rintisan Sekolah Kurikulum Kemaritiman, Ela Witiarso: PAUD  Fondasi Utama Pembentukan Karakter