Di Momen Idulfitri, Gus Baha’  Ajak Masyarakat untuk Saling Memaafkan

Gus Baha’  (foto: pinterest)

JEPARA  | GISTARA. COM – Ulama kharismatik asal Rembang,  KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha’, menegaskan bahwa salah satu syarat utama untuk masuk surga adalah saling memaafkan. Hal ini disampaikannya dalam unggahan video IG muhibbin802.

“Semoga ini menjadi Syawal yang baik, minal aidin wal faizin. Minal aidin itu artinya kita kembali menjadi ahli surga,” ujar Gus Baha’.

Menurutnya, manusia sejatinya adalah ahli surga karena Nabi Adam AS, manusia pertama, diciptakan dan lahir di surga. Setelah menjalani ibadah puasa dan diterima oleh Allah, maka seseorang disebut “aidzin wal faizin,” yang berarti kembali lagi berstatus sebagai ahli surga.

BACA JUGA: Perkuat Silaturahmi, Kapolres Jepara Kunjungi Rektor UNISNU Jepara

Namun, untuk mencapai itu, harus dimulai dengan saling memaafkan, sebab dalam Islam, hak antar sesama manusia atau haq adami harus diselesaikan terlebih dahulu.

“Manusia itu kan paling kikir dalam memaafkan orang lain. Padahal kalau hak adami belum selesai, Allah tidak mau memaafkan,” tegasnya.

Oleh karena itu, Gus Baha’ yang merupakan santri Mbah Maemon menekankan bahwa syarat utama untuk masuk surga adalah dengan saling memaafkan. Jika seseorang telah menunaikan kewajiban ini, maka ia benar-benar menjadi bagian dari “minal aidin wal faizin” yang kembali ke fitrah sebagai ahli surga.

Semoga kita saling memaafkan kepada sesama, meminta dan memberi maaf dengan setulus hati.(KA).

Related posts

Peringatan 40 Hari:  KH. Anwar Zahid Ajak  Masyarakat  Perbanyak Bekal untuk Jemput Kematian

FKUB Jepara Hadiri Perayaan Natal Umat Kristiani di Pendopo Kartini

Natal di GITJ Kelet Khidmat, Tegaskan Komitmen Rawat Kerukunan