Lebih Dekat dengan Nur Khandir, Totalitas untuk Pendidikan

Drs. H. Nur Khandir

JEPARA | GISTARA.COM – Di usianya yang tak lagi muda, semangatnya justru tak pernah redup. Langkahnya ringan, geraknya energik, penampilannya sederhana namun penuh wibawa. Itulah H. Nur Khandir, pria kelahiran Jepara, 8 Agustus 1966, yang hampir seluruh hidupnya diabdikan untuk dunia pendidikan.

Pendidikan formalnya ditempuh mulai jenjang MI Nahdlatul Fata Petekeyan, MTs- MA Darul Hikmah Menganti, IAIN Walisongo Semarang, dan Unwahas Semarang, sedangkan Pendidikan nonformal diperoleh di Pondok Al Mukmin Petekeyan, Ponpes Nurul Huda Mantingan, dan Ponpes Al Hadlir Randu Garut Mangkang Semarang.

Pengabdian di Dunia Pendidikan

Ia mulai terjun ke dunia pendidikan sejak tahun 1993- 2012 sebagai guru MI Nahdlatul Fata Petekeyan, 1994- 2001 sebagai guru MTs Mafatihul Akhlaq Demangan, dan sejak tahun 1996 sampai sekarang mengabdikan diri di MTS-MA NU Nahdlatul Fata Petekeyan. Ia juga pernah menjadi pengajar di Wajar Dikdas dan Paket C di Ponpes Nurul Huda Mantingan.

BACA JUGA: Perkuat Karakter, Jepara Tetap  6 Hari Sekolah

Dalam dunia pendidikan, ia dikenal sebagai pribadi yang disiplin dan care, dan solutif terhadap berbagai persoalan. Tiap pagi ia sudah berada di madrasah pukul 06.30 siap menyambut siswa-siswi masuk sekolah seraya membentuk kepribadian siswa-siswi untuk membiasakan budaya ” nderek langkung”.

Pengurus Dewan Pendidikan Jepara 2025-2030

Kepada dewan guru ia selalu berpesan agar ikhlas dalam mengajar dalam arti menambah nilai plus dalam setiap mengajar dan jangan sampai absen kecuali sakit dan keluarganya meninggal.

Kiprah Kepemimpinan dan Organisasi

Dalam ranah organisasi berbagai jabatan pernah diemban; Kepala MTs Nahdlatul Fata 1996-2012, Kepala MA NU Nahdlatul Fata 2013- sekarang, Wakil Ketua KKMTs 02 Jepara 2010- 2014. Ketua PC Pergunu Jepara 2015- 2021, Pembina Yapi Nahdlatul Fata, Ketua KKMA 02 Jepara 2019 sampai sekarang, Dewan Pendidikan Jepara 2025- 2030, dan berbagai jabatan keagamaan lainnya.

Menginspirasi melalui Buku

Di tengah kesibukannya sebagai pengajar dan aktif di berbagai organisasi, H. Nur Khandir dikenal sebagai sosok yang produktif dalam menghasilkan karya berbentuk buku. Ada 7 buku yang telah diterbitkan, yaitu: Jejak dan Tokoh (Mencari Format Ideal Pendidikan), Desaku dalam Bidikan Wartawan, Pelangi Kehidupan, Suka Citaku Bersama Beselit Sahabatku, Legenda Masjid Tua, Impianku Bersama Qoryah Thoyyibah, dan LP. Ma’arif NU Jepara Undercover ( Kugapai dalam Kenangan).

BACA JUGA: Tumbuhkan Kepedulian Sosial, Bupati Jepara Dukung PPS Baznas Jepara 2025

Obsesinya dalam menghadirkan lembaga pendidikan yang bermutu dapat dilihat dalam satu tulisannya, ” Refleksi Pendidikan Ma’ arif NU, sebuah Proyeksi dan Idealisme”.

Menghidupkan Asa Pendidikan yang Bermutu

Ia menawarkan kiat Madrasah/ Sekolah maju dari sudut manajemen Kepala Madrasah/ Sekolah, yaitu memiliki visi-misi, membangun Tim Work yang solid, peningkatan kompetensi guru dan Tendik, Evaluasi dan Supervisi secara berkala, penggunaan IT, kolaborasi dengan orang tua dan masyarakat, sarana dan prasarana yang memadai, melibatkan murid, membangun budaya mutu, monitoring, dan merayakan prestasi. Selamat mengemban tugas, semoga membawa kemajuan pendidikan di Jepara.(KA/Sub)

Related posts

KKN UIN Walisongo Semarang Hidupkan Spirit Islami Anak-Anak Candisari

PKKMB Unisnu Jepara 2025: Sambut Cendekia Muda Peduli Lingkungan dan Berintegritas

Bangun Masa Depan Islam Global, Pascasarjana Unisnu Jepara Gelar FGD Inspiratif Bersama UiTM Malaysia