Siswa-siswi melaksanakan pemungutan suara Secara Online
JEPARA | GISTARA. COM – SMP Islam Ar-Ra’is dan SMK Plus As-Syafi’iyyah Kecapi menyelenggarakan Pemilihan Ketua OSIS (Pilketos) Tahun Ajaran 2025/2026 secara daring (online), Selasa (16/12/2025). Kegiatan ini menjadi langkah nyata sekolah dalam menerapkan demokrasi digital di lingkungan pendidikan.
Pemilihan dilaksanakan secara terjadwal dengan pembagian waktu khusus. Pada pukul 08.00–09.30 WIB, pemungutan suara diikuti oleh siswa putra kelas VII, dilanjutkan pukul 09.45–11.00 WIB untuk siswa putri kelas VIII. Selain siswa SMP, pemilihan juga melibatkan siswa SMK serta guru dari kedua sekolah.
BACA JUGA: Kolaborasi Lintas Instansi, PLN Kebut Pemulihan Kelistrikan Aceh
Meski berada di bawah naungan Yayasan Asy Syafi’iyyah dan berlokasi di Komplek Pondok Pesantren Sirojul Muta’alimin Kecapi, seluruh rangkaian kegiatan pemilihan dilakukan secara online melalui platform digital yang dapat diakses dari berbagai perangkat dan lokasi.
Panitia menunjukkan alat pemungutan suara
Tujuan utama kegiatan ini adalah memilih Ketua OSIS periode 2025/2026 dengan sistem pemilihan daring yang terverifikasi, transparan, dan akuntabel. Sebelum proses pemungutan suara dimulai, peserta diberikan panduan teknis terkait tata cara pemilihan, mulai dari proses login hingga tahap akhir pemilihan.
BACA JUGA: Gubernur Jateng Minta Kader PMII Kawal Program Pemerintah
Dalam sistem tersebut, pemilih diwajibkan memilih jenis pemilih sesuai jenjang masing-masing, melakukan verifikasi menggunakan NISN untuk siswa SMP, NIS untuk siswa SMK, serta pemilihan nama bagi guru. Setelah verifikasi berhasil, pemilih dapat menentukan pilihannya terhadap calon Ketua OSIS yang tersedia, dan data pemilihan akan tersimpan secara otomatis.
Pelaksanaan pemilihan online ini mendapat respons positif dari para siswa. Mereka mengaku lebih antusias karena sistem daring dinilai lebih praktis, modern, dan menarik dibandingkan pemilihan konvensional.
Melalui kegiatan ini, sekolah berharap peserta didik semakin memahami nilai-nilai demokrasi, kejujuran, serta pemanfaatan teknologi digital secara bijak dalam kehidupan organisasi sekolah. (KA)