JEPARA | GISTARA.COM – Dalam rangka memperingati Hari Amal Bhakti ( HAB) ke- 80 Kementerian Agama dan Harlah ke- 103 Nahdlatul Ulama, Kelompok Kerja Madrasah Aliyah (KKMA) 02 Jepara menggelar perhelatan besar bertajuk Olimpiade Ma’arif Nahdlatul Ulama (OMNU) ke-15 Tingkat Kabupaten Jepara. Acara tersebut digelar di PP Darul Falah, MA Amtsilati Bangsri pada hari ini, Minggu (21/12/2025).
Sejumlah tokoh penting hadir, di antaranya Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara H. Akhsan Muhyiddin beserta jajarannya, Pengurus LP Ma’arif NU Jepara, Pendiri dan Pengasuh Ponpes Amtsilati beserta jajarannya, Ketua KKMA 02 Jepara beserta jajarannya, dan tamu undangan lainnya. Sejumlah 718 peserta dari 49 Madrasah Aliyah di lingkungan KKMA 02 Jepara turut berpartisipasi memperebutkan juara dalam 20 Mata Pelajaran yang dilombakan dalam OMNU ke-15.
BACA JUGA: Istimewa! Sako Pandu Ma’arif NU Jepara Raih Juara Umum Giat Kemah Kemanusiaan dan Perdamaian 2025
Selain menggelar OMNU, KKMA 02 Jepara juga akan menggelar Latihan Kepemimpinan Pelajar ( LKP) yang akan dilaksanakan di MA Tasywiqul Banat Robayan Kalinyamatan pada tanggal 23-25 Desember 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter dan jiwa kepemimpinan, serta mempersiapkan kader- kader Nahdlatul Ulama yang militan dan loyal terhadap organisasi dan pengamalan Ahlussunnah Wal Jamaah An Nahdliyah.
Dalam sambutannya, Ketua KKMA 02 Jepara H. Nur Khandir menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan generasi muda dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Suasana OMNU
”Ini semua dilakukan dalam rangka mempersiapkan pemimpin-pemimpin masa depan Indonesia 2025. Kita pastikan pemimpin-pemimpin itu adalah kalian semua,” tegasnya di hadapan para santri dan siswa.
KH. Taufiqul Hakim, Pendiri dan pengasuh Ponpes Amtsilati Bangsri Jepara berpesan agar para siswa dan santri memiliki akhlak terpuji dan menghindari sifat- sifat tercela. Melalui demonstrasi santri membaca kitab ” Ash- shifat Al Madzmumah” karya Kiai Taufiqul Hakim yang diperagakan Iqbal, Arsya, dan Fadlil siswi kelas 4, 5, dan 6, Kiai Taufiq panggilan akrabnya mendorong agar siswa dan santri terampil membaca kitab kuning, salah satunya melalui metode Amtsilati.
Sementara itu Kepala Kantor Kemenag Jepara, H. Akhsan Muhyiddin mengapresiasi penyelenggaraan OMNU oleh KKMA 02 Jepara dan berharap event tersebut sebagai salah satu upaya mempersiapkan generasi unggul, berakhlak mulia, berdaya saing untuk menyongsong Indonesia Emas 2025. Kepala KanKemenag juga mengingatkan pentingnya memiliki jiwa nasionalisme agar generasi muda tidak tercerabut dari akar tradisi.
Acara pembukaan OMNU sangat meriah dengan berbagai tampilan santri- santri Amtsilati, di antaranya Tari Sufi,Tari Kreasi Nusantara. Tari Modern, dan Marching Band. Acara pembukaan OMNU ditandai dengan pemukulan rebana secara serentak oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara, Pengasuh Ponpes Amtsilati OMNU, Ketua KKMA 02 Jepara. ( AD/SB)