JEPARA | GISTARA.COM – Komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan mustahik terus diperkuat melalui program perbaikan tempat tinggal. Pada tahun 2025 ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersinergi dengan BAZNAS Kabupaten Jepara merealisasikan pembangunan 55 unit Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Jepara.
Program ini merupakan langkah nyata dalam mengentaskan kemiskinan dan memastikan warga kurang mampu memiliki hunian yang lebih sehat, layak dan aman.
Dalam program ini, total 55 mustahik terpilih mendapatkan bantuan stimulan pembangunan rumah. Pada tahap awal, sebanyak 5 penerima mendapatkan bantuan masing-masing Rp20 juta. Sedangkan pada tahap berikutnya, sebanyak 50 mustahik menerima bantuan RLHB masing-masing sebesar Rp25 juta.
BACA JUGA: Kapolres Jepara Cek Langsung Perayaan Natal di Sejumlah Gereja
Untuk tahap awal, 5 rumah telah selesai dikerjakan. Sedangkan 50 lainnya saat ini sedang berjalan proses pembangunannya. Sebagian sudah mencapai 70 persen dan sebagian baru akan memulai pengerjaannya.
Dana bantuan yang diberikan ini dialokasikan untuk material bangunan sebesar 80 persen dan sisa 20 persennya digunakan untuk biaya pengerjaannya. Rumah yang dibangun oleh para mustahik ini merupakan rumah tipe 36.
Proses Program RLHB
Ketua BAZNAS Jepara Sholih menyampaikan jika upaya pengentasan kemiskinan di Jepara dilakukan dari berbagai aspek. Baik dari bantuan pangan, berobat, pendidikan, modal usaha bahkan bantuan tempat tinggal yang tidak layak.
“Untuk menciptakan hunian yang layak bagi masyarakat kurang mampu ini, BAZNAS Jepara bekerjasama dengan BAZNAS RI hadir melalui program Rumah Layak Huni BAZNAS,” kata Sholih, Kamis (25/12/2025).
Program RLHB ini, kata Sholih, diharapkan tidak hanya sekadar memberikan bangunan fisik, tetapi juga meningkatkan kualitas hidup para penerima manfaat. Dengan memiliki rumah yang layak, diharapkan kesehatan keluarga lebih terjaga dan para mustahik dapat lebih fokus dalam meningkatkan taraf ekonomi mereka.
”Sinergi antara pusat dan daerah ini menjadi bukti bahwa pengelolaan zakat yang tepat sasaran mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat yang paling membutuhkan,” lanjutnya.
Salah seorang mustahik penerima RLHB Faidah mengaku sangat bersyukur menjadi salah satu penerima bantuan ini. Rumah yang saat ini ia tempati bersama suami dan 2 orang anaknya memang belum layak dan perlu diperbaiki.
“Sangat senang sekali Mas, mendapat bantuan ini, karena kalau hujan nggih bocor, intine sampun awon griyane. Alhamdulilah sanget,” kata warga Desa Sowan Kidul, Kecamatan Kedung ini.
Rasa syukur yang mendalam juga dirasakan oleh Siti Rohmah, warga Desa Sowan Kidul lainnya. Rumahnya yang berada di RT 3 RW 4 ini memang perlu pembenahan agar lebih baik. Terlebih saat ini, rumahnya dihuni oleh 7 orang, termasuk anak, menantu hingga cucunya.
“Alhamdulilah, bersyukur sekali mendapatkan bantuan ini. Saya do’akan semoga yang telah zakat di BAZNAS mendapatkan balasan terbaik,” kata istri dari Misrani ini. (AD)