FKUB Jepara Hadiri Perayaan Natal Umat Kristiani di Pendopo Kartini

JEPARA | GISTARA.COM – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Jepara turut menghadiri Perayaan Natal Umat Kristiani se-Kabupaten Jepara yang digelar pada Minggu, 28 Januari 2025, bertempat di Pendopo Kartini Jepara. Kegiatan keagamaan tahunan tersebut diikuti sekitar 2.000 umat Kristiani dari berbagai wilayah di Jepara dan berlangsung dalam suasana khidmat, damai, serta penuh kebersamaan.

Perayaan Natal ini juga dihadiri langsung oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo, jajaran Forkopimda Jepara, serta para tokoh lintas agama. Kehadiran unsur pemerintah dan tokoh lintas iman tersebut menjadi simbol kuatnya komitmen bersama dalam menjaga toleransi dan harmoni sosial di Kota Ukir.

Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (Bamag) Jepara, Pdt. Danang Kristiawan, dalam sambutannya menegaskan bahwa tema Natal tahun ini, “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, mengandung pesan mendalam tentang peran keluarga sebagai dasar kehidupan bermasyarakat. Ia menyampaikan bahwa kehadiran Tuhan dalam dunia diwujudkan melalui kesederhanaan keluarga, yang menanamkan nilai kasih, kerja keras, budi pekerti, dan sikap saling menghargai sejak dini. Menurutnya, perbedaan bukanlah sesuatu yang patut dipertentangkan, melainkan realitas yang harus dirawat bersama.

BACA JUGA: Searah Kebijakan Kapolri, Polres Jepara Keluarkan Imbauan Sambut Malam Tahun Baru 2026

Pdt. Danang juga menyoroti bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi harus disertai dengan penguatan keluarga sebagai fondasi utama masyarakat. Ia mengingatkan bahwa berbagai krisis, mulai dari kekerasan, intoleransi, hingga kerusakan lingkungan, sering berakar dari rapuhnya relasi, baik antarmanusia maupun antara manusia dengan alam. Karena itu, perubahan besar harus dimulai dari rumah, melalui dialog, rasa aman bagi anak, serta sikap saling merawat dan berbagi.

Bupati Jepara bersama Tokoh Agama dan Tokoh masyarakat

Sementara itu, Bupati Jepara Witiarso Utomo mengungkapkan rasa bangga dan syukur atas terselenggaranya perayaan Natal yang dinilainya paling meriah dalam satu dekade terakhir. Ia menegaskan bahwa kemeriahan tersebut tidak hanya tampak secara lahiriah, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan dan semangat keselamatan bagi seluruh masyarakat. Bupati juga menyampaikan bahwa rangkaian perayaan Natal dan Tahun Baru di Jepara berlangsung tertib dan aman berkat kerja sama semua pihak.

Dalam sambutannya, Witiarso Utomo menjelaskan makna slogan Jepara MULUS yang tidak semata-mata dimaknai sebagai kondisi infrastruktur, tetapi juga mencerminkan ketulusan spiritual dan kekuatan nilai keluarga. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen merangkul seluruh umat tanpa membedakan latar belakang keyakinan. Melalui program Jumat Berangkat, pemerintah secara rutin mengunjungi berbagai tempat ibadah sebagai upaya menghapus sekat dan memperkuat kebersamaan antarumat beragama.

Wakil Ketua FKUB Jepara, Ahmad Saefudin, turut menyampaikan ucapan selamat Natal kepada umat Kristiani di Jepara. Ia berharap perayaan Natal tahun ini semakin memperkuat terciptanya keluarga yang rukun dan bahagia, tidak hanya di Jepara tetapi juga di Indonesia secara umum. Menurutnya, pesan tersebut sejalan dengan nilai “keluarga maslahat” dalam Islam, yang menempatkan keluarga sebagai sumber kedamaian, kesejahteraan, dan keharmonisan sosial.

Perayaan Natal di Pendopo Kartini Jepara ini menjadi penegasan bahwa kerukunan antarumat beragama bukan sekadar slogan, melainkan praktik nyata yang terus dirawat melalui dialog, kebersamaan, dan penghormatan terhadap perbedaan. (AD)

Related posts

Wujudkan Seni Ukir Jepara Sebagai Warisan Budaya Tak Benda UNESCO, Pemkab Jepara Berkunjung Ke Bosnia dan Herzegovina

Disiapkan anggaran Rp197,16 Miliar, 185 Kilometer Jalan di Jepara Segera Dimuluskan

Setahun Kerja Nyata, Penguatan Fondasi Ekonomi Daerah