Narasumber sampaikan materi
JEPARA | GISTARA. COM -Pimpinan Anak Cabang IPNU-IPPNU Kecamatan Nalumsari gelar acara Diklatama VI (Pendidikan dan Latihan pertama), yang diikuti oleh 43 peserta dan seluruh Pimpinan Ranting serta Pimpinan Komisariat IPNU-IPPNU. Kegiatan berlangsung di SDN 2 Nalumsari pada 26–28 Desember 2025.
Menurut Ana selaku panitia penyelenggara, Diklatama diselenggarakan sebagai bentuk pengkaderan rutin dua tahun sekali. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan merekrut anggota baru, tetapi juga mengesahkan para calon peserta sebagai anggota DKAC CBP–KPP Kecamatan Nalumsari.
BACA JUGA: Jelang Nataru, UMKM Mitra Binaan PLN UIK Tanjung Jati B Borong Juara Lomba Produk Kopi Olahan Petani Kabupaten Jepara
“Tema kegiatan kami Membangun Militan Pelajar NU Menuju CBP-KPP yang Siap Mengabdi. Tema ini sekaligus menjadi harapan utama untuk kader baru. Tentu membangun kader yang siap mengabdi bukan semudah mendapatkan kader yang hanya mengikuti acara saja, namun mengabdi yang kami maksud adalah mengabdi sampai mereka juga dapat meneruskan organisasi ini. Kami juga mengundang banyak Pimpinan Ranting IPNU-IPPNU tingkat desa, DKAC CBP-KPP tetangga, Camat, dan seluruh Banom NU Se-Kecamatan. Hal ini berupaya agar banyak pihak yang tau bahwa didalam organisasi IPNU-IPPNU terdapat organisasi semi otonom yang juga memiliki struktural dan kegiatan pengkaderan sendiri,” ujarnya.
“Untuk harapan sendiri, saya berharap output dari kegiatan ini peserta kemarin benar-benar dapat mengabdi pada organisasi ini karena organisasi pengkaderan ini kami lebih bangga jika output nya dapat mengabdi hingga nanti, meneruskan kami ketika kami sudah demis, bukan gara gara kegiatan kemarin pesertanya banyak, melihat dari periode-periode sebelumnya memang saat itu pengkaderan memang banyak sekali, tapi mereka kurang di bimbing sama alumni sehingga mereka itu ga tau apasih tugas kami, apasih tujuan di adakan ini, dalam organisasi ini saya harus ngapain, mereka mungkin mikir kaya gitu, dan alhasil banyak yang vakum, vakum susah di ajak komunikasi, ga ikut kegiatan, intinya sudah gamau ikut lah, mungkin gara gara seperti itu kurang di rangkul, nah untuk pengkaderan saat ini saya berusaha agar mereka itu benar benar tau dan benar benar mau mengabdi terhadap organisasi ini,” ungkapnya.
BACA JUGA: LP Ma’arif NU Jepara Berikan Penghargaan pada 125 Atlet Peraih Medali Porsema XIII Jawa Tengah
Sementara itu, salah satu peserta, Novi, menyampaikan pengalamannya selama mengikuti kegiatan. Ia menjelaskan bahwa dirinya mendapatkan banyak pengalaman baru, teman baru, serta pelajaran yang bermanfaat.
“Menurut saya, panitia sudah bekerja dengan baik dan bertanggung jawab. Pelaksanaan acara berjalan cukup tertib dan terstruktur. Meskipun ada beberapa kendala kecil, panitia mampu mengatasinya dengan sigap sehingga kegiatan tetap berjalan lancar,” ujar Novi
Novi juga menjelaskan bahwa alasan utamanya mengikuti Diklatama VI adalah untuk menambah pengalaman, melatih mental dan kedisiplinan, serta meningkatkan rasa kebersamaan dan solidaritas antar peserta. Ia juga ingin memperdalam pengetahuan mengenai organisasi dan kepemimpinan.
“Harapan saya setelah mengikuti Diklatama VI adalah, dapat menerapkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam organisasi. Saya juga berharap bisa menjadi pribadi yang lebih disiplin, bertanggung jawab, dan aktif berkontribusi ke depannya,” imbuhnya. (KA)