Kepala Kankemenag Jepara, Akhsan Muhyiddin memberikan sambutan
JEPARA | GISTARA. COM – Sebanyak 236 guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang tergabung dalam Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) 02 Jepara mengikuti pelatihan intensif “Coding dan AI untuk Literasi Digital di Era Big Data”.
Kegiatan yang berlangsung mulai tanggal 5 hingga 11 Januari 2026 ini merupakan langkah strategis dalam membekali tenaga pendidik menghadapi transformasi teknologi yang kian masif.
Acara ini terselenggara berkat kerjasama LP Ma’arif NU Jepara, Baggins Corporation, dan KKMI 02 Jepara.
BACA JUGA: 115 MI Terima TV Smart Google dari KKMI 02 Jepara, Dorong Peningkatan Kualitas Pembelajaran
Ketua KKMI 02 Jepara, Musthofa, menyampaikan bahwa target utama dari kegiatan ini adalah penguasaan teknologi tingkat lanjut bagi para guru.
”Kami berharap guru-guru tidak hanya sekadar tahu, tapi benar-benar menguasai coding dan AI. Nantinya, mereka diharapkan mampu mendiseminasikan ilmu yang didapat kepada rekan-rekan guru lainnya, sehingga transformasi digital ini merata,” ujar Musthofa.
Senada dengan hal tersebut, Ketua LP Ma’arif NU Jepara, Mualimin, menuturkan bahwa pelatihan ini adalah persiapan konkret menyongsong penerapan kurikulum coding pada tahun pelajaran baru 2026/2027.
Peserta pelatihan khidmat mengikuti pembukaan acara
Lebih lanjut Mualimin mengatakan bahwa perubahan adalah sebuah keniscayaan yang harus dihadapi dengan kesiapan mental dan infrastruktur.
”Kita harus tanggap dan sigap. Selain kompetensi guru, sarana prasarana pendukung juga harus segera dipenuhi agar implementasi kurikulum baru nanti berjalan optimal,” tambah Mualimin.
Pihak Baggins Corporation yang diwakili oleh Mubarok menyatakan bahwa komitmen mereka tidak berhenti pada pelatihan pekan ini saja, tapi juga adanya skema berkelanjutan untuk para peserta.
” Guru akan kembali diberikan diklat khusus materi micro teaching pada awal tahun ajaran baru dan Bedah Buku pada akhir Januari 2026, tim LP Ma’arif akan diundang kembali untuk agenda bedah buku Coding dan AI.
BACA JUGA: Jelang Nataru, UMKM Mitra Binaan PLN UIK Tanjung Jati B Borong Juara Lomba Produk Kopi Olahan Petani Kabupaten Jepara
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara, Akhsan Muhyiddin saat membuka acara berpesan kepada para peserta tentang pentingnya mendidik anak sesuai dengan zamannya, namun tanpa meninggalkan akar nilai karakter.
”Didiklah anak-anak kita sesuai perkembangan zaman, namun jangan sampai teknologi menjauhkan mereka dari etika. Anak-anak harus bisa mengaplikasikan teknologi dalam kehidupan, tapi harus tetap mengedepankan akhlakul karimah,” pesan Akhsan.
Kepala KanKemenag juga mengingatkan agar kemajuan teknologi tidak melunturkan nilai-nilai tradisional pesantren yang luhur.
“Jangan sampai karena sudah jago teknologi, anak-anak kita lupa akan rasa tawadhu kepada guru-gurunya,” pungkasnya. ( MS/SB/KA)