Mahasiswa DKV Unisnu Jepara Angkat Edukasi Bahaya Merokok Melalui Karya Visual Ergodesain

Karya Visual Ergodesain

JEPARA | GISTARA. COM – Mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Fakultas Komunikasi dan Desain Unisnu Jepara menampilkan karya bertema edukasi kesehatan dalam gelar karya mata kuliah Ergodesain.

Karya tersebut mengangkat pesan sosial tentang bahaya merokok melalui visual orang yang sedang merokok dengan ilustrasi paru-paru yang dipenuhi rokok, sebagai simbol kerusakan organ akibat kebiasaan merokok.

Karya ini dibuat oleh tim yang terdiri dari M. Reaksi Firmansyah, Retnoningtyas Suci Cahyani, Rizka Ahmad Atthaariq, Putri Sholihah, Sifatul Ulya, Ari Febriyanto, Muhammad Mirza Fadil, dan David May Exa Puri.

BACA JUGA: Kolaborasi Lintas Instansi, PLN Kebut Pemulihan Kelistrikan Aceh

Melalui karya tersebut, para mahasiswa berupaya menyampaikan pesan kesehatan secara komunikatif dan mudah dipahami oleh masyarakat.

Salah satu anggota tim, Retnoningtyas Suci Cahyani, menyampaikan bahwa visual orang merokok dengan paru-paru penuh rokok tersebut menggambarkan bahaya merokok bagi kesehatan tubuh. Menurutnya, pendekatan visual dipilih agar pesan dapat tersampaikan secara jelas dan kuat.

“Ya, memberikan edukasi bahwa merokok sangat merugikan kesehatan,” ungkap Retnoningtyas pada gistara.com (8/12/25).

Ia menambahkan bahwa Desain Komunikasi Visual berperan penting dalam menyampaikan informasi melalui visual, sehingga masyarakat dapat melihat pesan secara detail tanpa harus membaca penjelasan yang panjang. Visual yang kuat dinilai mampu membangun kesadaran dan memberikan dampak emosional kepada penikmat karya.

Melalui karya ini, mahasiswa tidak hanya menampilkan kreativitas desain, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap isu sosial dan kesehatan.

Diharapkan, pesan yang disampaikan dapat mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih sadar akan dampak negatif rokok terhadap kesehatan paru-paru.

Karya ini menjadi salah satu bukti bahwa desain dapat berfungsi sebagai media edukasi yang efektif sekaligus sarana penyampai pesan sosial dalam dunia akademik.(KA)

Related posts

MA NU Mindahan Batealit Gelar Serasehan Remaja Peringati Isra’ Mi’raj, Tekankan Pembentukan Karakter dan Akhlak Mulia

Jateng Miliki 327 Desa Antikorupsi, Upaya Wujudkan Tata Kelola Pemerintah Desa yang Baik

86 Warga Karimunjawa Terdampak Musim Baratan Terima Bantuan dari BAZNAS Jepara