Tingkatkan Mutu Madrasah, MA NU Tengguli Gelar Pembinaan Kurikulum Berbasis Cinta

​JEPARA | GISTARA. COM  – Dalam upaya meningkatkan standar mutu pendidikan dan karakter peserta didik, MA NU Tengguli menyelenggarakan kegiatan pembinaan intensif bagi seluruh dewan guru dan karyawan pada Sabtu (10/01/2026).

Bertempat di Laboratorium Komputer, acara ini memfokuskan pada tiga agenda utama: bedah instrumen akreditasi, implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC), dan penerapan pembelajaran mendalam (deep learning).

BACA JUGA: Bupati Jepara Usulkan Sekolah Terintegrasi di Karimunjawan kepada Mendikdasmen

​Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Madrasah MA NU Tengguli,  Son Hadi, S.Pd. Dalam sambutannya, ia menekankan empat tujuan strategis kegiatan ini, di antaranya adalah pemahaman instrumen akreditasi secara aplikatif dan pembangunan komitmen bersama untuk peningkatan mutu madrasah secara berkelanjutan.

Pengawas madrasah bersama para guru

​”Kita ingin membangun budaya madrasah di mana Kurikulum Berbasis Cinta terimplementasi dalam setiap aktivitas pembelajaran, sehingga tercipta pembelajaran yang benar-benar berpusat pada peserta didik,” ujarnya.

​Hadir sebagai pemateri utama, Pengawas dari Kemenag Kabupaten Jepara untuk MA NU Tengguli, H. Musta’in, S.Ag, M.Pd.I. ia menyampaikan bahwa Kurikulum berbasis Cinta (KBC) bukanlah mata pelajaran, tapi penanaman tata nilai secara mendalam kepada siswa.

BACA JUGA: Jelang Nataru, UMKM Mitra Binaan PLN UIK Tanjung Jati B Borong Juara Lomba Produk Kopi Olahan Petani Kabupaten Jepara

ia memaparkan bahwa KBC merupakan paradigma pendidikan yang digagas Kementerian Agama RI untuk menyeimbangkan aspek kognitif (otak) dan afektif (hati) . Menurutnya, di tengah banjir informasi digital, tata nilai seperti integritas dan empati tidak bisa didapat dari internet, melainkan harus ditanamkan melalui kasih sayang.

​Melalui pembinaan ini, MA NU Tengguli berkomitmen untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kelembutan hati melalui pilar “Panca Cinta”. (KA)

Related posts

Jateng Miliki 327 Desa Antikorupsi, Upaya Wujudkan Tata Kelola Pemerintah Desa yang Baik

86 Warga Karimunjawa Terdampak Musim Baratan Terima Bantuan dari BAZNAS Jepara

Dari Lumajang untuk Hukum Kesehatan Indonesia: Kiprah Akademik Naimah