Mahasiswa KKN Sumosari Resmi Diterjunkan, Petinggi Dorong Mahasiswa jadi “AKIK”

Mahasiswa KKN Unisnu Jepara siap melaksanakan pengabdian di Desa Sumosari 

JEPARA | GISTARA. COM – Semangat pengabdian tampak mengiringi langkah awal mahasiswa Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara dalam melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sumosari.

Usai mengikuti Penerjunan KKN ke-XX tingkat universitas yang dibuka secara resmi oleh Rektor Prof. Dr. Abdul Djamil, M.A., mahasiswa KKN Desa Sumosari menyatakan kesiapan mereka untuk mengabdi dengan penuh ketulusan kepada masyarakat.

Sebanyak 32 mahasiswa yang terbagi ke dalam dua kelompok, yakni Kelompok 1 dan Kelompok 2, siap berkontribusi melalui berbagai program pengabdian yang telah dirancang sesuai dengan kebutuhan desa. Kehadiran mereka diharapkan tidak hanya membawa semangat akademik, tetapi juga nilai sosial dan kemanusiaan.

BACA JUGA: Longsor Isolir Desa Tempur, Pemkab Gercep Buka Akses

Prosesi penerjunan tingkat desa dilaksanakan di Pendopo Balai Desa Sumosari. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa KKN secara resmi diserahkan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Khoirul Muslimin, kepada Pemerintah Desa Sumosari. Penyerahan ini menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat desa.

Dalam sambutannya, Khoirul Muslimin menegaskan bahwa mahasiswa KKN tidak hanya hadir sebagai individu, tetapi juga membawa nama baik almamater. Ia mengingatkan pentingnya menjaga sikap santun, menghormati kearifan lokal, serta melaksanakan seluruh program kerja dengan penuh tanggung jawab.

“Jaga almamater UNISNU Jepara, jaga kesehatan, dan bangun kebersamaan antar anggota KKN agar seluruh program dapat berjalan dengan baik,” ujarnya. (12/1/2026).

Khoirul juga menyampaikan bahwa Kuliah Kerja Nyata merupakan salah satu wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Melalui KKN, mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi belajar langsung dari kehidupan masyarakat—belajar memahami realitas sosial, belajar beradaptasi dengan lingkungan, serta belajar berkontribusi secara nyata.

Ia menambahkan bahwa kedisiplinan, tanggung jawab, serta etika dalam berinteraksi dengan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan KKN. Menurutnya, mahasiswa diharapkan mampu menjadi teladan sekaligus mitra yang baik bagi warga Desa Sumosari.

BACA JUGA: Bupati Jepara Usulkan Sekolah Terintegrasi di Karimunjawan kepada Mendikdasmen

Sementara itu, Petinggi Desa Sumosari, Ahmad Shidiq, menyambut baik kehadiran mahasiswa KKN. Ia berharap mahasiswa dapat menjadi AKIK terlibat aktif dalam kehidupan sosial masyarakat serta tidak membatasi diri dalam berinteraksi dengan warga.

“AKIK itu mahasiswa KKN harus aktif, komunikatif, inovatif, dan kreatif dalam melaksanakan tugas pengabdian,” tegasnya.

Dengan diterimanya mahasiswa KKN secara resmi di Pendopo Balai Desa Sumosari, tumbuh harapan akan terjalinnya kolaborasi yang harmonis antara mahasiswa dan masyarakat.

Melalui semangat kebersamaan dan pengabdian, KKN UNISNU Jepara di Desa Sumosari diharapkan mampu menghadirkan perubahan positif serta manfaat yang berkelanjutan bagi desa. (KA)

Related posts

Jateng Miliki 327 Desa Antikorupsi, Upaya Wujudkan Tata Kelola Pemerintah Desa yang Baik

86 Warga Karimunjawa Terdampak Musim Baratan Terima Bantuan dari BAZNAS Jepara

Dari Lumajang untuk Hukum Kesehatan Indonesia: Kiprah Akademik Naimah