MGMP PJOK dan TIK Jepara Gelar Workshop Penyusunan Modul Ajar dan LKPD Berbasis Deep Learning 

 Peserta workshop mempraktekkan membuat modul ajar dan LKPD

JEPARA | GISTARA. COM – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PJOK dan MGMP TIK Kabupaten Jepara menyelenggarakan workshop penyusunan modul ajar dan LKPD berbasis deep learning dan nilai-nilai cinta pada hari ini (12/01/2026), bertempat di Gedung Diklat KKMA Kabupaten Jepara.

Kegiatan ini menghadirkan Dr. Khalimatus Sadiyah, M.Pd.I., Kepala Pusat Pengembangan Sistem Pendidikan dan Inovasi UNISNU Jepara, sebagai narasumber utama.

BACA JUGA: Kolaborasi Lintas Instansi, PLN Kebut Pemulihan Kelistrikan Aceh

Workshop bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang perangkat pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada capaian kognitif, tetapi juga menumbuhkan karakter, empati, dan nilai-nilai cinta dalam proses belajar mengajar.

Dr. Khalimatus Sadiyah, M.Pd.I. bersama peserta workshop 

Dalam pemaparannya, Dr. Khalimatus Sadiyah menekankan pentingnya pendekatan deep learning dalam pembelajaran, yaitu pembelajaran yang mendorong peserta didik berpikir kritis, reflektif, kolaboratif, serta mampu mengaitkan materi dengan kehidupan nyata. Integrasi nilai-nilai cinta diharapkan dapat memperkuat dimensi afektif dan sosial peserta didik, khususnya dalam mata pelajaran PJOK dan TIK.

BACA JUGA: Haul Gus Dur ke-16 : Guru Bangsa yang Mencintai Tanpa Sekat

Workshop berlangsung secara interaktif. Peserta tidak hanya mendapatkan materi konseptual, tetapi juga diajak langsung mempraktikkan penyusunan modul ajar dan LKPD sesuai karakteristik mata pelajaran masing-masing. Setelah proses penyusunan, beberapa perwakilan peserta memaparkan hasil karyanya untuk didiskusikan bersama dan mendapatkan umpan balik dari narasumber.

Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam sesi praktik dan diskusi. Guru-guru MGMP PJOK dan MGMP TIK berharap, melalui kegiatan ini, mereka dapat menghasilkan perangkat ajar yang inovatif, kontekstual, dan berdampak nyata pada peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah.

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis MGMP dalam mendukung implementasi pembelajaran bermakna yang selaras dengan semangat Kurikulum Merdeka serta penguatan pendidikan karakter di Kabupaten Jepara. (KA)

Related posts

Jateng Miliki 327 Desa Antikorupsi, Upaya Wujudkan Tata Kelola Pemerintah Desa yang Baik

86 Warga Karimunjawa Terdampak Musim Baratan Terima Bantuan dari BAZNAS Jepara

Dari Lumajang untuk Hukum Kesehatan Indonesia: Kiprah Akademik Naimah