Pelantikan Racana Kalijaga–Ratu Kalinyamat Unisnu Jepara
JEPARA | GISTARA. COM – Suasana khidmat menyelimuti Auditorium Perpustakaan Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara. Puluhan mahasiswa mengenakan atribut pramuka lengkap, menandai langkah awal mereka dalam menapaki jalan pengabdian melalui Gerakan Pramuka. Momentum tersebut menjadi saksi digelarnya kegiatan Pendidikan dan Pelantikan Racana Kalijaga–Ratu Kalinyamat Tahun 2026.
Diikuti oleh 30 mahasiswa sebagai calon anggota, kegiatan ini dirancang sebagai proses pembentukan karakter, kedisiplinan, serta kepemimpinan. Tidak hanya berlangsung di lingkungan kampus, rangkaian kegiatan juga menyentuh ruang-ruang sosial masyarakat melalui pelaksanaan di Balai Desa Krapyak dan SD Senenan, sebagai wujud praktik kepramukaan yang kontekstual dan membumi.
Ketua Racana Kalinyamat, Hesti Nur Anggraini, menjelaskan bahwa kegiatan pendidikan dan pelantikan ini merupakan tahapan penting bagi calon anggota Racana Kalijaga dan Ratu Kalinyamat. Menurutnya, kegiatan ini dirancang untuk memberikan penguatan pendidikan dasar, khususnya dalam bidang kepramukaan dan kepemimpinan.
BACA JUGA: Jaga Warisan Leluhur, Seni Ukir Jepara Diusulkan ke UNESCO Jadi Warisan Budaya Tak Benda
Ia mengatakan bahwa para calon anggota dibekali dengan pemahaman mendasar terkait tata kelola organisasi pramuka serta nilai-nilai kepemimpinan.
“Para calon anggota Racana Kalijaga dan Ratu Kalinyamat dibekali agar nantinya memahami tata kelola organisasi pramuka dan mengetahui pendidikan dasar dalam Gerakan Pramuka,” ujar Hesti.
Sementara itu, Pembina Racana Kalijaga–Ratu Kalinyamat, Khoirul Muslimin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan pendidikan dan pelantikan merupakan program yang sangat baik dan strategis dalam membentuk karakter anggota Racana. Ia menilai kegiatan tersebut sebagai bekal awal bagi mahasiswa untuk memahami organisasi dan nilai-nilai dasar kepramukaan.
Anggota Racana Kalijaga-Ratu Kalinyamat Unisnu Jepara
Khoirul menjelaskan makna simbolik atribut pramuka yang dikenakan peserta selama kegiatan berlangsung.
“Hasduk yang melingkar berwarna merah dan putih menjadi penanda bahwa sebagai seorang anggota pramuka harus berani dan memiliki kepribadian yang suci dalam kehidupan sehari-hari. Berani berbuat kebaikan demi kemaslahatan umat, serta suci dalam setiap perkataan dan perbuatan,” ungkapnya saat memberikan sambutan pembukaan di Auditorum Perpustakaan Lantai 4, Jum’at (16/1/2025)..
BACA JUGA: Polisi Sigap Bersihkan Material Longsor di Keling Jepara
Ia juga memberikan apresiasi kepada Dewan Kerja Racana Kalijaga dan Ratu Kalinyamat yang dinilai gigih, konsisten, dan bertanggung jawab dalam menjalankan program kerja. Menurutnya, proses tersebut merupakan bagian dari pembelajaran kepemimpinan yang nyata.
“Ini adalah bukti tanggung jawab sebagai pengurus, dan inilah proses pembelajaran kepemimpinan yang sejati, yang kelak akan dipraktikkan dalam kehidupan nyata,” tegasnya.
Lebih lanjut, Khoirul menegaskan bahwa Gerakan Pramuka di perguruan tinggi merupakan organisasi pembinaan yang bertujuan membentuk mahasiswa agar memiliki karakter, tanggung jawab, dan kepedulian sosial. Ia pun mengapresiasi semangat para peserta yang tetap hadir meski harus menempuh perjalanan jauh dan menghadapi hujan.
“Saat ini kalian bersusah payah hadir di tengah hujan, datang jauh-jauh ke kampus untuk mengikuti kegiatan diklat. Sementara sebagian teman yang lain mungkin berada di rumah bermain gawai. Kehadiran kalian dalam kegiatan ini sangat luar biasa. Ini adalah tanda-tanda calon pemimpin masa depan yang kelak akan memimpin bangsa ini,” tandasnya (KA)