Penyerahan Mahasiswa PPL di MA Masalikil Huda Tahunan
JEPARA | GISTARA. COM – Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FITK) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara kembali menerjunkan mahasiswanya untuk mengabdi dan menimba ilmu di sekolah-sekolah mitra. Pada hari Selasa, 20 Januari 2026, dilaksanakan acara penyerahan mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) di Madrasah Aliyah (MA) Masalikil Huda Tahunan Jepara.
Acara penyerahan berlangsung khidmat di ruang pertemuan sekolah. Aliva Rosdiana, selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), secara simbolis menyerahkan para mahasiswa kepada pihak madrasah. Dalam sambutannya, ia berpesan agar para mahasiswa mampu mengaplikasikan teori pedagogi yang telah dipelajari di bangku kuliah ke dalam situasi kelas yang nyata.
“Kami berharap para mahasiswa dapat menjaga nama baik almamater, berkolaborasi dengan guru pamong, serta memberikan kontribusi positif bagi proses belajar mengajar di MA Masalikil Huda,” ujar Aliva.
BACA JUGA: Kolaborasi Lintas Instansi, PLN Kebut Pemulihan Kelistrikan Aceh
Sebanyak 15 mahasiswa akan melaksanakan praktik kependidikan di madrasah tersebut selama kurang lebih satu bulan ke depan. Para peserta terdiri dari dua program studi yakni 11 Mahasiswa dari Jurusan Pendidikan Agama Islam (PAI) dan 4 Mahasiswa dari Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris (PBI).
Kedatangan rombongan UNISNU disambut hangat oleh Kepala MA Masalikil Huda, M. Zarkoni. Dalam sambutan penerimaannya, ia menyatakan kesiapan madrasah untuk membimbing para mahasiswa agar menjadi tenaga pendidik yang profesional dan berkarakter.
“Pintu kami terbuka lebar untuk rekan-rekan mahasiswa. Ini adalah wadah bagi kalian untuk belajar bagaimana menghadapi dinamika siswa secara langsung. Semoga dalam satu bulan ini, ada transfer ilmu yang bermanfaat bagi kedua belah pihak,” tutur Zarkoni.
BACA JUGA: Resmi, Rumah Dinas Bupati Jepara Beralih Jadi Museum R.A Kartini
Selama masa PPL, mahasiswa tidak hanya dituntut untuk mengajar di kelas, tetapi juga terlibat dalam kegiatan administrasi sekolah, pengembangan ekstrakurikuler, dan kegiatan sosial di lingkungan madrasah.
Program ini diharapkan dapat mencetak calon guru yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga terampil dalam manajemen kelas dan beradaptasi dengan lingkungan sekolah.(KA)