JEPARA | GISTARA.COM — Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara secara resmi menerjunkan 15 mahasiswa peserta program Magang dan Studi Mahasiswa (MdSM) ke Madrasah Tsanawiyah (MTs) Tsamrotul Huda Kecapi. Acara penyerahan berlangsung hangat dan penuh semangat kolaboratif di lingkungan madrasah, Rabu (21/01/2026).
Sebanyak 15 mahasiswa diterjunkan dalam program ini, terdiri dari 12 mahasiswa Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) dan 3 mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI). Mereka akan menjalani masa pengabdian dan praktik pembelajaran di MTs Tsamrotul Huda Kecapi mulai tanggal 23 Januari hingga 28 Februari 2026.
BACA JUGA: Peringati Isra’ Mi’raj, IKA dan PC PMII Jepara Teguhkan Spirit Iman dan Kepedulian Sosial
Acara penyerahan dihadiri langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ibu Yushinta Eka Farida, S.Pd., M.Pd., yang dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak madrasah, khususnya kepada Kepala MTs Tsamrotul Huda Kecapi, Ibu Halimatus Sa’diyyah, S.Pd.I, atas kesediaannya menerima dan membimbing para mahasiswa.
“Kami sangat berterima kasih atas sambutan hangat dari pihak madrasah. Kami juga memohon kepada guru pamong dan seluruh civitas MTs Tsamrotul Huda untuk berkenan membimbing mahasiswa kami selama menjalani kegiatan MdSM. Mahasiswa masih sangat membutuhkan arahan dalam mengaplikasikan ilmu yang telah mereka pelajari di bangku kuliah ke dalam praktik nyata di lapangan,” ujar Bu Yushinta.
UNISNU Jepara menerjunkan 15 Mahasiswa peserta program MdSM ke MTs Tsamrotul Huda Kecapi
Kepala MTs Tsamrotul Huda Kecapi, Ibu Halimatus Sa’diyyah, S.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UNISNU Jepara dalam menjadikan madrasah ini sebagai mitra. Beliau juga memberikan sejumlah arahan dan himbauan kepada para peserta MdSM agar dapat menjaga etika, disiplin, dan semangat belajar selama berada di lingkungan madrasah.
“Mahasiswa diharapkan dapat menyesuaikan diri dengan budaya kerja madrasah, menjaga sopan santun dalam berinteraksi, serta menunjukkan sikap tanggung jawab dalam setiap kegiatan. Kami juga menekankan pentingnya berpakaian rapi dan sesuai dengan norma madrasah, menjaga kebersihan lingkungan, serta aktif berkoordinasi dengan guru pamong,” tegas beliau.
Usai acara penyerahan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi koordinasi antara mahasiswa dan guru pamong. Dalam sesi ini dibahas berbagai keperluan teknis terkait persiapan mengajar, pembagian tugas, serta penyesuaian dengan program dan budaya madrasah. Koordinasi ini menjadi langkah awal penting untuk memastikan kelancaran pelaksanaan MdSM dan terciptanya kolaborasi yang efektif antara mahasiswa dan pihak madrasah.
Dengan semangat sinergi antara kampus dan madrasah, program MdSM ini diharapkan mampu memperkuat kompetensi mahasiswa sekaligus mendukung peningkatan mutu pendidikan di MTs Tsamrotul Huda Kecapi. (AD)