Ahsan Muhyiddin Kepala Kankemenag Jepara buka Tsamaco V
JEPARA | GISTARA. COM – Ajang bergengsi Tsanawiyah Ma’arif Competition (Tsamaco) V resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara, H. Akhsan Muhyiddin, pada Selasa (27/1/2026) di MTs Darul UlumPurwogondo. Meski diguyur hujan deras, upacara pembukaan kompetisi mata pelajaran tingkat Madrasah Tsanawiyah (MTs) di bawah naungan LP Ma’arif NU Jepara ini tetap berlangsung khidmat dan meriah.
”Semoga hujan ini menjadi berkah dan membahagiakan kita semua,” ujar H. Akhsan dalam sambutannya di tengah rintik hujan.
BACA JUGA: Harlah NU ke-103, Mas Wiwit Apresiasi Peran Besar NU untuk Bangsa
Hadir dalam acara pembukaan Tsamaco V tahun 2026 sejumlah tokoh penting NU dan pendidikan di Jepara, antara lain Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara, H. Akhsan Muhyiddin, Ketua Pokjawas Sholeh beserta jajaran Pengawas Madrasah,
Dari jajaran PCNU, hadir Rois Syuriyah PCNU
KH. Hayatun Nufus, Sekretaris PCNU
Gus Ahmad Sahil, Ketua LP Ma’arif Jepara,
Mualimin, Ketua KKMI 02, KKMTs 02, dan KKMA 02 Jepara beserta jajarannya, Pengurus MWC NU Kecamatan Kalinyamatan, Petinggi Purwogondo, dan Ketua Yayasan Darul Ulum beserta Stakeholdersnya.
Peserta Tsamaco V
Ketua KKMTs 02 Jepara, H. Achmad Makhali, melaporkan bahwa kompetisi tahun ini diikuti oleh 744 peserta dari 79 madrasah. Namun, ia mencatat dua madrasah yakni MTs Banjaran dan MTs Safinatul Huda Karimunjawa, terpaksa absen karena terkendala cuaca buruk untuk mengirimkan delegasi mereka.
Lebih lanjut, Makhali mengungkapkan rencana besar untuk Tsamaco VI tahun 2027. Pihaknya berkomitmen melakukan transformasi digital dengan menambah cabang lomba baru.
”Tsamaco VI Rencananya akan kami tambah mata lomba Coding, AI (Kecerdasan Buatan), Robotik, dan Riset. Ini penting untuk memberi ruang aktualisasi diri bagi generasi hebat Ma’arif,” tuturnya.
BACA JUGA: Kolaborasi Lintas Instansi, PLN Kebut Pemulihan Kelistrikan Aceh
Dalam pidato pembukaannya, H. Akhsan Muhyiddin memberikan motivasi kepada para siswa. Kepala KanKemenag mengibaratkan kompetisi ini sebagai batu asahan bagi kemampuan berpikir siswa.
”Ibarat pisau, perhelatan Tsamaco V ini menjadi wahana mengasah intelektual agar semakin tajam. Ia juga mengingatkan bahwa hidup adalah proses perjalanan ada jalan lurus, ada rintangan. Hadapi semua dengan tetap menjunjung tinggi akhlak mulia,” tegas Akhsan.
Acara pembukaan Tsamaco V ditandai secara simbolis dengan Pemukulan gong oleh Kepala Kantor Kemenag Jepara. Penyematan tanda peserta oleh Ketua LP Ma’arif NU Jepara. Pelepasan balon ke udara oleh Sekretaris PCNU Jepara, Kiai Ahmad Sahil.
Dengan dimulainya Tsamaco V, diharapkan lahir generasi pelajar NU yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkualitas secara karakter. ( KA/Sb)