Haflah Khotmil Qur’an TPQ Roudlotul Qur’an Suwawal ke-31,  Wujudkan Generasi Qur’ani

Prosesi Khataman Al-Qur’an 

JEPARA | GISTARA. COM — Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti Gedung NU Desa Suwawal, Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara, Minggu (8/2/2026). Sebanyak 31 santri-santriwati TPQ Roudlotul Qur’an mengikuti Haflah Khotmil Qur’an ke-32 sebagai penanda keberhasilan mereka menuntaskan pembelajaran di TPQ.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri para santri, wali santri, pengurus Yayasan Islamiyah Suwawal, serta Ketua NU Ranting Desa Suwawal.

Haflah menjadi momentum spiritual sekaligus kebanggaan bersama atas ikhtiar panjang dalam menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak usia dini.

BACA JUGA: Peringatan Harlah NU ke-100, KH Nasarudin Umar Tegaskan NU dan Pesantren Satu Kesatuan

Rangkaian acara diawali dengan khataman Al-Qur’an dan tahlil yang dibacakan langsung oleh para santri peserta khotmil. Setelah itu, digelar sesi imtihan yang dipandu Ustadzah Tahrizah Alhafidzoh.

Dalam sesi ini, para santri diuji kemampuan membaca dan pemahaman dasar Al-Qur’an, bahkan mendapat pertanyaan langsung dari tamu undangan. Dengan penuh percaya diri, para santri mampu menjawab pertanyaan secara lugas dan meyakinkan.

Kepala TPQ Roudlotul Qur’an, Ustadz Bashori Alhafidz, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh wali santri atas dukungan yang telah diberikan selama ini. Ia juga mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk mempercayakan pendidikan Al-Qur’an putra-putrinya di TPQ.

“Saat ini TPQ Roudlotul Qur’an memiliki 216 santri aktif, dan hari ini 31 santri dinyatakan lulus. Kami juga memberikan apresiasi kepada lima santri terbaik sebagai bentuk penghargaan atas kesungguhan mereka,” ungkapnya.

BACA JUGA: Polres Jepara Gelar Operasi Keselamatan Candi 2026, Tindak Tegas Pelanggaran Lalu Lintas

Perwakilan wali santri, Ahmad Maulana, S.Pd.I., menyampaikan rasa terima kasih kepada para ustadz dan ustadzah yang telah dengan sabar membimbing anak-anak hingga mampu membaca Al-Qur’an dan lulus khotmil. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekhilafan para santri selama proses pembelajaran.

Acara semakin bermakna dengan mauidzoh hasanah yang disampaikan KH. Mudhofir. Dalam tausiyahnya, ia menekankan keutamaan membaca dan mengajarkan Al-Qur’an, serta pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai dzikir harian.

“Sebaik-baik orang adalah yang mengaji Al-Qur’an dan mengajarkannya. Sebaik-baik tempat adalah tempat yang di dalamnya ada Al-Qur’an. Mukjizat Nabi Muhammad SAW adalah Al-Qur’an, yang akan tetap terjaga hingga akhir zaman,” tuturnya.

Haflah Khotmil Qur’an ditutup dengan doa yang dipimpin KH. Mudhofir, memohon keberkahan ilmu bagi para santri serta harapan agar Al-Qur’an senantiasa menjadi pedoman hidup mereka. Acara ini menjadi bukti nyata komitmen TPQ Roudlotul Qur’an Suwawal dalam mencetak generasi Qur’ani yang berakhlak dan berilmu. (KA)

Related posts

Kapolres Jepara Sambangi Tokoh Agama Hindu, Perkuat Sinergi Jaga Kerukunan dan Kamtibmas

Nisfu Sya’ban: Menata Hati, Meneguhkan Jalan Menjadi Muslim Sejati

​Kolaborasi NU dan GP Ansor Langon Gelar Lailatul Ijtima’ dan MDS Perdana