Kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Universitas Al Hikmah Jepara Perkuat Pembangunan Daerah Berbasis Tridharma

SEMARANG | GISTARA.COM — Universitas Al Hikmah Jepara menjadi bagian dari mitra perguruan tinggi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam memperkuat collaborative government untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan. Universitas Al Hikmah Jepara hadir bersama 44 perguruan tinggi mitra lainnya dalam ajang Anugerah Collaborative Award 2026 yang digelar di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang pada Jumat, 20 Februari 2026.

Forum tersebut menjadi momentum bagian dari semangat kolaboratif Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam mendorong tren positif pembangunan daerah melalui sinergi lintas sektor, termasuk dengan perguruan tinggi.

‎”Seorang Gubernur bukanlah sosok superman yang bisa bekerja sendiri. Pembangunan daerah hanya dapat berjalan optimal apabila didukung oleh super tim yang solid. Dengan cakupan wilayah 35 kabupaten/kota beserta kompleksitas persoalannya, dibutuhkan tata kelola pemerintahan yang kolaboratif (collaborative government) yang benar-benar kita bangun bersama,” ujar Ahmad Luthfi, Gubernur Jawa Tengah, dalam sambutannya (20/2/2026).

BACA JUGA: Universitas Al Hikmah Jepara Perluas Wawasan Mahasiswa Lewat Kunjungan ke TVRI Jawa Tengah

‎Luthfi menegaskan, kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama, termasuk dengan perguruan tinggi, baik negeri maupun swasta. Dalam kurun waktu satu tahun terakhir, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah menjalin kemitraan dengan 44 perguruan tinggi. Melalui kerja sama tersebut, masing-masing kampus berkontribusi melalui ide, gagasan, serta hasil riset untuk mendorong kemajuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah.

Collaborative Government oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen bersama Kepala LLDIKTI Wilayah VI Jawa Tengah mencakup berbagai program strategis yang dirancang untuk memperkuat pembangunan daerah secara komprehensif terutama dalam Tridharma. Program-program tersebut meliputi pelatihan manajemen dan pemasaran digital dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif, pelatihan konten kreator bagi pengelola desa wisata guna meningkatkan promosi berbasis digital, serta pengembangan ekonomi pesantren melalui skema santri preneur yang mendorong kemandirian dan kewirausahaan. Hal ini sejalan dengan visi Universitas Al Hikmah Jepara, yakni menjadi universitas unggulan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi berbasis entrepreneurship dan nilai-nilai Islam di tingkat nasional pada tahun 2027. Program tersebut mencerminkan penguatan aspek entrepreneurship yang menjadi ciri utama pengembangan visi universitas.

Rektor UAJ Bersama Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol Ahmad Luthfi

‎Selain itu, program ini juga mencakup pelayanan kesehatan di setiap desa sebagai bentuk kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat. Di bidang sosial dan pendidikan, para pihak berkolaborasi dalam upaya preventif penanganan narkoba di Jawa Tengah melalui kegiatan sosialisasi dan pendampingan bagi siswa, guru, serta orang tua. Tidak kalah penting, penguatan literasi digital untuk mewujudkan internet sehat juga menjadi fokus bersama, sebagai langkah strategis dalam membangun masyarakat yang cakap dan bijak dalam memanfaatkan teknologi. Hal ini sejalan dengan visi Universitas Al Hikmah Jepara yang menunjukkan implementasi nilai-nilai sosial dan keislaman dalam pemberdayaan masyarakat.

Dengan pendekatan tersebut, Universitas Al Hikmah Jepara menempatkan diri sebagai bagian dari ekosistem pembangunan daerah yang adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

‎Seluruh program dalam kerja sama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tersebut selaras dengan komitmen Universitas Al Hikmah Jepara dalam mengoptimalkan kekuatan program studi yang dimiliki. D3 Kebidanan berperan dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa, sementara S1 Bisnis Digital dan Perdagangan Internasional memperkuat pengembangan ekonomi kreatif, UMKM, serta perluasan akses pasar. Program Studi Desain Komunikasi Visual dan Teknologi Informasi menjadi motor penggerak transformasi digital, promosi desa wisata, dan literasi digital yang sehat. Adapun Teknik Mesin hadir melalui inovasi teknologi tepat guna untuk mendukung sektor industri dan pemberdayaan masyarakat.

Dengan sinergi lintas keilmuan tersebut, Universitas Al Hikmah Jepara menegaskan komitmennya sebagai kampus berdampak yang siap berkolaborasi aktif dalam mendorong pembangunan Jawa Tengah yang berkelanjutan dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Selain Universitas Al Hikmah Jepara yang hadir dalam agenda tersebut sebagai mitra kampus Provinsi Jawa Tengah. Pada kesempatan yang sama, Bupati Jepara, Witiarso Utomo, juga hadir sebagai simbol dukungan nyata terhadap sinergi pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.

Upaya dan program kolaborasi tersebut dijalankan melalui sinergi antara Universitas Al Hikmah Jepara dan Pemerintah Kabupaten Jepara sebagai wujud komitmen bersama dalam memperkuat pembangunan daerah. Hal ini menegaskan posisi perguruan tinggi sebagai mitra strategis pemerintah dalam menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak bagi masyarakat. (AD)

Related posts

Mahasiswa BCB UNISNU Jepara Didorong Miliki Growth Mindset dan Citra Diri Positif

Kelas Virtual Latsar Setneg 2026, Dorong Smart Governonanve dan Kerja Adaptif

Doa Bersama Warnai Perpisahan KKN UNISNU Sumosari 2, Wujud Syukur dan Kedekatan dengan Warga