JAKARTA | GISTARA. COM – Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang resmi memulai babak baru kepemimpinan. Prof H Musahadi M.Ag resmi dilantik sebagai Rektor UIN Walisongo Semarang oleh Menteri Agama Republik Indonesia di Jakarta, (10/3/2026).
Sebelum mengemban amanah sebagai pimpinan tertinggi di kampus, Musahadi menjabat sebagai Dekan Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Walisongo Semarang.
Dalam amanat pelantikannya, Menteri Agama menekankan bahwa pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) harus mampu menjadi teladan moral sekaligus motor penggerak birokrasi yang efisien. Ia juga mengingatkan pentingnya membangun sinergi lintas instansi dan lembaga guna memperkuat peran kampus sebagai benteng moderasi beragama dan pusat pengembangan ilmu pengetahuan.
BACA JUGA: Refleksi 80 Tahun Kemerdekaan RI, PW IKA PMII Jateng Gali Jejak Perjuangan Ulama’
“Pemimpin kampus harus mampu membangun kolaborasi, bukan kompetisi yang saling mematikan. Sinergi dengan kementerian dan lembaga lain menjadi kunci untuk menjadikan PTKN sebagai rujukan global,” tegasnya.
Prof Musahadi bukan nama baru dalam kancah pemikiran hukum Islam di Indonesia. Guru Besar bidang Ilmu Hukum Islam ini memiliki rekam jejak yang panjang dan kredibel. Musahadi aktif dalam berbagai forum internasional serta kerap menjadi rujukan dalam isu resolusi konflik, mediasi, dan studi hukum Islam kontemporer.
Salah satu karyanya yang cukup dikenal adalah buku Mediasi dan Resolusi Konflik di Indonesia, yang menggambarkan kepakarannya dalam menjembatani teks-teks keagamaan dengan realitas sosial yang majemuk.
BACA JUGA: Gus Sholah: Usaha di Bidang Apotek ini Pertama Kalinya di Indonesia
Selain itu, Keterlibatannya dalam jaringan akademik global juga terlihat dari perannya sebagai peninjau (reviewer) di sejumlah jurnal internasional bereputasi. Pengalamannya menempuh studi dan terlibat dalam riset lintas negara, termasuk penelitian tentang identitas muslim diaspora di Belanda, menjadi bekal penting untuk membawa UIN Walisongo bersaing di tingkat dunia.
Pria kelahiran Belahwalang, Bonang, Demak, 9 Juli 1969 itu juga aktif dalam organisasi kemasyarakatan. Ia menjabat sebagai Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah masa khidmah 2024–2029 serta Ketua Umum Pengurus Wilayah Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PW IKA PMII) Jawa Tengah masa khidmah 2022–2027.
Dengan latar belakang akademik dan pengalaman organisasi tersebut, kehadiran Musahadi di pucuk pimpinan diharapkan mampu mengakselerasi visi Smart and Green Campus yang selama ini diusung UIN Walisongo. (KA)