Tingkatkan Literasi Media, Khoirul Muslimin Latih Siswa SMAN 1 Bangsri Menulis Berita

JEPARA | GISTARA. COM — Khoirul Muslimin, Wakil Dekan Fakultas Komunikasi dan Desain Unisnu Jepara, memberikan pelatihan menulis berita kepada siswa SMA Negeri 1 Bangsri. Pelatihan jurnalistik ini diikuti perwakilan siswa kelas X, XI, dan XII yang berlangsung di Laboratorium IPA lantai 2, Rabu (11/03/2026).

Kepala SMA Negeri 1 Bangsri, Soepartono, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan ini dapat menjadi awal yang baik bagi para siswa untuk mengenal dunia jurnalistik. Melalui kegiatan ini, siswa diharapkan mampu berpikir kritis dalam mengolah berbagai informasi menjadi lebih positif.

“Saya titip siswa-siswa SMAN 1 Bangsri kepada Mas Irul agar dilatih menulis berita, sehingga mereka dapat menjadi penulis yang profesional, bahkan ada yang nantinya bisa menjadi bagian dari tim kreatif. Setelah ini juga akan ada pelatihan lanjutan terkait audiovisual, seperti bagaimana membuat konten untuk TikTok dan Instagram. Terima kasih atas atensinya, semoga ilmu yang diperoleh dapat diamalkan kepada masyarakat,” ujarnya saat memberikan sambutan pembukaan.

BACA JUGA: “Goes to BULAN”, Cara Bunda Literasi Jepara Tumbuhkan Budaya Membaca Sejak Dini

Dalam paparannya, Khoirul Muslimin mengenalkan unsur dasar penulisan berita, yaitu 5W+1H, serta sistematika penulisan berita yang meliputi headline, dateline, lead, body, dan leg sebagai pedoman utama dalam menyusun sebuah berita.

“Headline berfungsi mencerminkan inti peristiwa yang dibuat singkat, padat, dan menarik agar pembaca tertarik membaca isi berita. Sementara dateline merupakan keterangan tempat dan waktu terjadinya peristiwa atau penulisan berita,” paparnya.

Ia menjelaskan, bagian lead berisi informasi paling penting dari suatu peristiwa yang umumnya menjawab unsur what, who, when, dan where. Adapun bagian body berfungsi menjawab unsur why dan how melalui pengembangan fakta, penjelasan lanjutan, serta penyajian kutipan narasumber.

Khoirul Muslimin bersama peserta pelatihan

Menurutnya, bagian body harus memuat kalimat langsung maupun tidak langsung untuk memperkuat otentisitas berita.

“Dalam menulis berita pada bagian body, gunakan kombinasi kalimat langsung dan tidak langsung agar informasi lebih kaya dan tetap jelas,” ujar Khoirul Muslimin saat menyampaikan materi jurnalistik di hadapan para siswa.

Khoirul Muslimin juga menuturkan bahwa leg atau kaki berita merupakan bagian penutup yang berisi informasi tambahan, latar belakang peristiwa, atau penegasan kembali isi berita.

BACA JUGA: Perkuat Demokrasi di Akar Rumput, PC PMII Jepara Bangun Sinergi dengan KPU Jepara

Melalui kegiatan ini, ia juga mengajak para siswa untuk mulai membiasakan diri menulis sejak dini.

“Ikatlah pengetahuan dengan menulisnya, karena pengetahuan yang ditulis akan tersimpan melampaui keterbatasan daya ingat manusia,” tuturnya.

Faishal, siswa kelas XII SMA Negeri 1 Bangsri yang menjadi salah satu peserta pelatihan, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat sekaligus menyenangkan karena memberikan pengalaman baru dalam memahami cara menulis berita.

“Saya sangat tertarik mengikuti pelatihan ini karena dapat menambah wawasan dalam menulis berita dan memahami cara mengolah konten berita menjadi lebih positif,” pungkasnya. (KA)

Related posts

Bupati Jepara Ikut Jualan, 1.800 Paket Langsung Habis di Pasar Murah Ramadhan

“Goes to BULAN”, Cara Bunda Literasi Jepara Tumbuhkan Budaya Membaca Sejak Dini

7.500 Nelayan Jepara Digelontor Bantuan 36 Ton Beras