ASN Muda Setneg Ciptakan Inovasi Digital untuk Protokol hingga Arsip Kepresidenan

SEMARANG | GISTARA.COM – Semangat perubahan dan inovasi tampak mengemuka dalam seminar rancangan aktualisasi bagi ASN muda di lingkungan Kementerian Sekretariat Negara. Kegiatan yang digelar secara virtual melalui Zoom Meeting pada Rabu, 11 Maret 2026 itu menjadi ruang refleksi sekaligus ruang kreativitas bagi para peserta Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS untuk menghadirkan gagasan nyata dalam meningkatkan kualitas layanan publik di lingkup istana kepresidenan.

Sebanyak 11 peserta yang berasal dari berbagai unit strategis di lingkungan Kementerian Sekretariat Negara mengikuti seminar tersebut dengan penuh antusias. Mereka berasal dari Sekretariat Presiden, Sekretariat Wakil Presiden, Sekretariat Menteri, hingga Kantor Staf Presiden, unit-unit yang sehari-hari berperan penting dalam mendukung aktivitas kepresidenan dan pemerintahan.

Sebagai coach dalam kegiatan tersebut, Dr. Muh Khamdan, widyaiswara Balai Pelatihan Hukum (Bapelkum) Semarang Kementerian Hukum, memberikan penekanan kuat pada makna mendasar dari aktualisasi nilai BerAKHLAK. Menurutnya, seluruh desain kegiatan yang dirancang oleh ASN muda tidak sekadar proyek perubahan administratif, melainkan bentuk pengabdian moral kepada masyarakat.

BACA JUGA: Gubernur Jateng  Ahmad Luthfi Launching 5 Unit Angkutan Perintis Karimunjawa 

“Semua aktualisasi nilai BerAKHLAK harus dimaknai sebagai ibadah. Ini adalah bentuk penghormatan terhadap hak asasi masyarakat untuk memperoleh layanan publik yang terbaik dan memanusiakan manusia,” ujar Khamdan dalam sesi coaching yang berlangsung dinamis.

Ia menambahkan bahwa lokus aktualisasi yang berada di lingkungan istana kepresidenan dan wakil presiden menjadikan setiap gagasan inovasi memiliki nilai strategis. Hal tersebut karena layanan yang diberikan bukan hanya mencerminkan kinerja birokrasi, tetapi juga wajah pelayanan negara kepada masyarakat.

Dalam seminar tersebut, sejumlah gagasan inovatif dari ASN muda mendapatkan perhatian khusus. Achmad Mulyadi dari Kantor Staf Presiden, misalnya, menghadirkan gagasan Proguide, sebuah panduan keprotokolan yang dirancang untuk memperkuat tata kelola kegiatan resmi di lingkungan Kantor Staf Presiden.

Sementara itu, Sevia Ayu Diniati yang bertugas di Sekretariat Kementerian menawarkan konsep PRIME AGENDA, sebuah platform integrasi manajemen agenda menteri dan wakil menteri. Platform ini dirancang untuk meningkatkan koordinasi, efisiensi, serta akurasi dalam pengelolaan jadwal kegiatan pimpinan kementerian.

Inovasi lain datang dari Loemongga yang bertugas di Sekretariat Wakil Presiden. Ia menghadirkan gagasan SOP Center, yaitu desain landing page terpadu yang memuat dokumentasi sekaligus informasi standar operasional prosedur (SOP) di lingkungan Biro Protokol Sekretariat Wakil Presiden.

Tak kalah menarik, Muttaqoh Khairun Nisa memperkenalkan inovasi Foto Track, sebuah sistem transformasi pengelolaan arsip visual kegiatan kepresidenan. Gagasan ini diharapkan mampu menghadirkan sistem dokumentasi yang lebih rapi, sistematis, serta mudah diakses untuk kebutuhan kelembagaan.

Dr. Khamdan dari ruang widyaiswara Bapelkum Semarang, mengapresiasi berbagai ide kreatif yang muncul dari para ASN muda tersebut. Menurutnya, inovasi-inovasi yang lahir dari pengalaman kerja sehari-hari di lingkungan istana menunjukkan bahwa generasi ASN baru memiliki sensitivitas tinggi terhadap kebutuhan organisasi.

“ASN muda harus berani menjadi pelopor perubahan. Inovasi lahir dari keberanian melihat persoalan dan menghadirkan solusi,” tegasnya.

Di akhir sesi, para peserta mendapatkan suntikan motivasi untuk terus menjaga semangat adaptif dan inovatif dalam menjalankan tugas. Bagi Khamdan, aktualisasi nilai BerAKHLAK bukan sekadar kewajiban dalam pelatihan, tetapi komitmen jangka panjang untuk menghadirkan pelayanan publik yang profesional, berintegritas, dan humanis di jantung pemerintahan negara. (AD)

Related posts

Dari Bapelkum Semarang, Coaching ASN Muda Bappenas Tajamkan Inovasi Kebijakan

Kisah Inspiratif Polwan Hafizah Ditpolairud Polda Jateng, Dalami Qirā’ah Sab’ah di Bulan Ramadhan

Kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Universitas Al Hikmah Jepara Perkuat Pembangunan Daerah Berbasis Tridharma