Tumpah Ruah, Ribuan Warga Saksikan Festival Thongtek Piala Bergilir Bupati Jepara 2026

JEPARA | GISTARA.COM – Ribuan warga tumpah ruah memadati kawasan Alun-alun 1 Jepara untuk menyaksikan Festival Tongtek Piala Bergilir Bupati Jepara Tahun 2026, Jumat (13/03/2026) malam.

Bupati Jepara Witiarso Utomo, Wabup Ibnu Hajar, Ketua DPRD Agus Sutisna dan jajaran Forkompinda Jepara hadir langsung berbaur dengan ribuan warga menyaksikan ajang bergengsi yang berlandas tradisi dan kearifan lokal saat Ramadan di Kota Ukir ini.

Suasana semakin meriah dengan sorak sorai penonton yang antusias menyaksikan penampilan 25 kelompok tongtek yang turut ambil bagian dalam ajang tersebut.

BACA JUGA: Lantik 57 Pejabat, Bupati Jepara Tekankan Pelayanan Publik Lebih Optimal

Festival yang untuk pertama kalinya dikelola langsung oleh Pemerintah Kabupaten Jepara ini menjadi panggung kreativitas bagi generasi muda untuk menampilkan seni musik tradisional tongtek dalam suasana Ramadan yang penuh kegembiraan.

Rute festival dimulai dari Alun-alun 1 Jepara – Jalan Kartini – Jalan Pemuda – Jalan M.H. Thamrin – Jalan Brigjen Katamso – dan kembali finis di Alun-alun 1 Jepara.

Penampilan Kelompok Tongtek Karimunjawa

Bupati Jepara Witiarso Utomo dalam sambutan yang disampaikan oleh Wakil Bupati Muhammad Ibnu Hajar menyampaikan festival ini menjadi momentum kebersamaan masyarakat Jepara di bulan suci Ramadan. Pemkab Jepara ingin menguatkan tradisi tongtek yang memang sejak dulu hidup dan berkembang di tengah warga Jepara. Tongtek memang hanya ada saat Ramadan. Tradisi ini untuk membangunkan warga khususnya saat sahur di sepertiga malam Ramadan.

“Malam ini kita dapat berkumpul dalam suasana penuh keberkahan di bulan suci Ramadan untuk bersama-sama mengikuti Festival Tongtek Piala Bergilir Bupati Jepara Tahun 2026,” ujarnya.

Ia menambahkan, festival ini merupakan yang pertama kali diselenggarakan oleh pemerintah daerah dan diharapkan dapat menjadi agenda rutin setiap tahun di Kabupaten Jepara.

“Melalui festival ini kami memberi ruang yang positif untuk mewadahi kreativitas generasi muda agar tradisi tongtek dapat kita tempatkan dalam nuansa yang tertib, aman, dan penuh kegembiraan,” tambahnya.

Wakil Bupati juga mengingatkan para peserta agar menjadikan kegiatan ini sebagai ajang positif untuk menguatkan kearifan lokal yang religius di tengah masyarakat.

“Menang kalah itu biasa ini juga untuk menghibur masyarakat,” pesannya.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menampilkan performa terbaik, mulai dari kreativitas musik, kekompakan tim, hingga keindahan penampilan di sepanjang rute festival.

Selain itu, masyarakat dan peserta juga diimbau untuk menjaga ketertiban serta kebersihan selama kegiatan berlangsung.

“Jaga ketertiban dan kebersihan. Sampah dibawa pulang, karena kebersihan sebagian dari iman,” tuturnya.

Salah seorang penonton, Jumadi sengaja datang dari wilayah Keling untuk menyaksikan Festival Tongtek Piala Bupati Jepara 2026. Menurutnya lelaki setengah baya ini tradisi tongtek saat Ramadan memang sudah ada sejak ia kecil.

“Ini bagus sekali, biasanya diadakan sendiri oleh warga tapi sekarang difasilitasi Pemkab Jepara. Semoga Ramadan tahun depan lebih meriah lagi,” harapnya.

Melalui festival ini, Pemerintah Kabupaten Jepara berharap tradisi dan budaya lokal dapat terus berkembang secara positif serta menjadi bukti bahwa generasi muda Jepara adalah generasi yang religius, kreatif, sportif, dan berbudaya. (AD)

Related posts

Lantik 57 Pejabat, Bupati Jepara Tekankan Pelayanan Publik Lebih Optimal

Sarasehan PMII Jepara, Perkuat Nalar Kritis dan Soliditas Kader

Tingkatkan Kepedulian Sosial, PR NU Banjaragung Gelar Santunan Yatama