Raih Berkah Seribu Bulan, MWC NU Tahunan Gelar Nyegat Lailatul Qadar

JEPARA  | GISTARA. COM – Mengisi momentum sepuluh malam terakhir bulan suci Ramadhan, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Tahunan kembali menyelenggarakan agenda tahunan bertajuk “Nyegat Lailatul Qadar”. Kegiatan spiritual ini dipusatkan di Masjid Astana Sultan Hadlirin Mantingan pada Sabtu malam (14/03/2026).

Acara yang bertepatan dengan malam ke-25 Ramadhan 1447 H ini dihadiri oleh jajaran syuriyah dan tanfidziyah, pimpinan Badan Otonom (Banom), hingga Pengurus Ranting NU se-Kecamatan Tahunan beserta jamaahnya.

BACA JUGA: Tumpah Ruah, Ribuan Warga Saksikan Festival Thongtek Piala Bergilir Bupati Jepara 2026

Kegiatan dimulai dengan rangkaian ibadah yang khusyuk, meliputi sholat tasbih yang diimami oleh KH. Yahya, dilanjutkan khotmil Qur’an yang dipimpin Kiai Harun Mughni, Ketua JQH MWC Tahunan, dan dilanjutkan dengan Istighotsah yang dipimpin oleh Rois Syuriyah MWC Tahunan, KH. Ali Masykur, dan ditutup dengan doa oleh KH. Moh. Rusydi.

Antusiasme tidak hanya datang dari internal pengurus NU, tetapi juga masyarakat umum yang memadati area masjid, menambah syiar religius di kawasan bersejarah Mantingan tersebut, bahkan Camat Tahunan dan Kapolsek Tahunan juga menaruh perhatian dengan hadir pada malam tersebut.

Khataman Al Qur’an

Ketua Tanfidziyah MWC NU Tahunan, KH. Misbahuddin, menyampaikan bahwa agenda ini merupakan ikhtiar kolektif untuk meraih keutamaan malam Lailatul Qadar yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.

“Kami berharap melalui kegiatan ‘Nyegat Lailatul Qadar’ ini, spiritualitas jamaah semakin meningkat. Semoga kita semua benar-benar mendapatkan keberkahan malam seribu bulan tersebut,” ujar Kiai Misbahuddin di sela-sela acara.

BACA JUGA: Bupati Jepara Ikut Jualan, 1.800 Paket Langsung Habis di Pasar Murah Ramadhan

Kiai Misbah panggilan akrabnya juga menambahkan harapannya agar tradisi yang dilaksanakan setiap tanggal 25 Ramadhan ini dapat terus terjaga secara istiqomah dengan partisipasi jamaah yang semakin luas di masa mendatang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Rois Syuriyah MWC NU Tahunan KH. Ali Masykur, Katib Syuriyah Kiai Roshif Arwani, KH. Moh. Rusydi, serta sejumlah tokoh, kiai dan Pengurus ranting se-Kecamatan Tahunan. Acara berlangsung khidmat hingga usai, memperkuat tali silaturahmi sekaligus memperkokoh pondasi spiritual warga Nahdliyin di wilayah Tahunan. (KA/Sub)

Related posts

PAUD Terpadu TA Muslimat NU Jepara Adakan Santunan Anak Yatim dan Dhuafa

PMII Future Leader #2, Jamaludin Malik:  Pemimpin harus Berintegritas

Tebar Kepedulian, BMT KOPIKANU Santuni Duafa dan Yatama