JAKARTA | GISTARA. COM – Program mudik gratis 2026 Pemerintah Provinsi Jawa Tengah via kereta api (KA) resmi ditutup Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, Selasa (17/3/2026) malam.
Hal itu ditandai dengan pelepasan pemberangkatan sebanyak 640 pemudik dari Stasiun Pasar Senen Jakarta menuju Kota Semarang, menggunakan KA Tawang Jaya pada pukul 18.25 WIB.
BACA JUGA: Dr. Hj. Hindun Anisah, MA Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Pemberangkatan delapan gerbong kereta ini dilepas Taj Yasin. Rangkaian kereta melayani rute pantura, mulai dari Jakarta hingga Kota Semarang.
“Alhamdulillah, hari ini kita purna dalam memberangkatkan mudik,” kata Taj Yasin, seusai melepas pemudik.
Dikatakan, warga yang menikmati layanan tersebut berasal dari berbagai kabupaten/kota di Jateng, mulai dari Pekalongan, Brebes, Tegal, Kendal, Semarang, hingga Pati.
Wagub Jateng Gus Yasin menyapa anak kecil yang ikut program mudik gratis
Menurut sosok yang akrab disapa Gus Yasin ini, program tersebut tidak hanya soal transportasi, tetapi memberi kesempatan perantau untuk kembali berkumpul dengan keluarga, termasuk bagi pemudik disabilitas yang turut difasilitasi.
BACA JUGA: H. Ulil Albab, S.Psi, M.AP., Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Di stasiun tujuan, Pemprov Jateng menyiapkan tim medis, untuk mengantisipasi kebutuhan kesehatan pemudik setelah perjalanan panjang.
Bagi pemudik, program ini terasa nyata manfaatnya. Uyung Lestari (40), pekerja swasta asal Pati yang merantau di Jakarta sejak 2006 mengungkapkan, dia baru kali pertama ikut mudik gratis bersama suami dan dua anaknya.
“Kalau tidak ikut ini, bisa habis sekitar Rp500 ribu per orang. Empat orang hampir Rp2 juta. Jadi sangat membantu,” ujarnya.
BACA JUGA: BAZNAS Kabupaten Jepara Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Hal serupa disampaikan Asharudin (32), pekerja bengkel di Tangerang yang mudik ke Kendal. Dia mendapatkan informasi program dari rekan kerjanya, dan berhasil lolos pendaftaran.
“Daftarnya online dan rebutan. Saya kebetulan dapat. Sangat membantu,” katanya.
Namun, Ashar berharap kuota ke depan bisa ditambah, karena masih banyak peminat yang belum terakomodasi. (KA)