JEPARA | GISTARA. COM – Semarak menyambut hari kemenangan 1 Syawal 1447 H terpancar jelas di Desa Petekeyan. Pimpinan Ranting (PR) IPNU-IPPNU Petekeyan sukses menggelar tradisi Takbir Keliling yang diikuti oleh ratusan warga dengan menempuh rute sepanjang 3,5 kilometer, pada malam Idul Fitri 1447 H.(20/3/26)
Acara Takbir Keliling dilepas secara resmi oleh Petinggi Desa Petekeyan, Rohman, bersama Ketua Ranting NU Petekeyan, H. Subekhan. Turut menyaksikan prosesi pelepasan di antaranya Babinkamtibmas Mahmud Dyauddin, Ketua BPD Abdul Afif, Takmir Masjid Baiturrohim KH. Nur Khandir, serta Ketua FKPM Joyo Suwarno.
BACA JUGA: Dr. Hj. Hindun Anisah, MA Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Ada yang unik dalam gelaran tahun ini, Panitia mengusung tema “Hasil Kebun dan Pertanian” sebagai konsep utama pawai. Replika dan ornamen hasil bumi mendominasi barisan peserta, menciptakan pemandangan yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Reza Aditya dan Vivi Amelia, selaku perwakilan panitia, menjelaskan bahwa pemilihan tema tersebut bukan tanpa alasan.
”Tema ini dipilih sebagai simbol rasa syukur atas kemakmuran yang diraih warga Desa Petekeyan. Kami juga selalu mengganti tema setiap tahun agar kreativitas peserta terus terasah dan orisinalitas kreasi tetap terjaga,” ujar mereka.
BACA JUGA: BAZNAS Kabupaten Jepara Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Peserta mengarak replika terong
Petinggi Desa Petekeyan, Rohman, dalam amanatnya memberikan apresiasi tinggi kepada kader IPNU-IPPNU yang telah menginisiasi kegiatan ini. Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat syiar Islam di desa tersebut.
Senada dengan hal itu, Ketua Ranting NU Petekeyan, H. Subekhan, menekankan pentingnya menjaga niat dalam bertakbir.
“Esensi Takbir Keliling adalah mengagungkan asma Allah sebagai bentuk syukur setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa,” tuturnya.
BACA JUGA: H. Ulil Albab, S.Psi, M.AP., Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Guna menjaga sportivitas dan objektivitas dalam perlombaan kreativitas antar-peserta, panitia mendatangkan dewan juri tamu yang kompeten di bidangnya. Tim penilai terdiri dari Ngateman perwakilan Lesbumi (Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia), Bajuri dari Dewan Kesenian Jepara (DKJ), dan Kamal dari Pimpinan Cabang (PC) IPNU Jepara.
Setelah melalui penjurian yang ketat dengan memperhatikan aspek kreativitas, orisinalitas, kekompakan tim, dan attitude diperoleh juara sebagai berikut;
Juara 1 dengan replika cabe diraih RT. 09, juara 2 dengan replika cabe diraih RT. 15, juara 3 dengan replika jagung diraih RT. 16. Adapun RT. 14 dengan replika Ogoh- ogoh Tani membawa jagung meraih juara harapan 1, RT. 12 dengan replika wortel meraih juara harapan 2, sedangkan RT. 20 dengan replika cabe, tomat, dan bawang meraih juara harapan 3. (KA/Sub)