JEPARA | GISTARA. COM – Reuni akbar dan jalan sehat “Nyawiji Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Jepara (IKA SMANSARA) Tahun 2026” berlangsung meriah dan penuh makna dalam suasana Lebaran, Selasa (24/03/2026).
Bupati Jepara Witiarso Utomo, Wabup M Ibnu Hajar, jajaran Forkompinda, Ketua IKA Smansara Noor Rachmad dan sekitar 1000 alumni SMAN 1 Jepara lintas generasi dan profesi serta berbagai elemen lainnya hadir langsung menapaki rute jalan Nyawiji 2026.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus mendorong kontribusi nyata alumni Smansara bagi pembangunan daerah.
BACA JUGA: BAZNAS Kabupaten Jepara Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Bupati Witiarso Utomo menyampaikan harapannya agar kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan ini tak hanya menjadi ajang saling memaafkan di momen Idulfitri, namun juga semakin mempererat hubungan antaralumni.
“Pemkab Jepara menyampaikan apresiasi tinggi kepada panitia dan IKA SMANSARA yang telah menggelar Nyawiji 2026 dan sekaligus menghadirkan berbagai kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat,” kata Witiarso Utomo.
BACA JUGA: H. Ulil Albab, S.Psi, M.AP., Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Beragam kegiatan tersebut meliputi jalan sehat, launching koperasi IKA’S Mart, pemberian beasiswa, layanan kesehatan gratis, donor darah, hingga bazaar produk alumni.
Menurutnya, kegiatan ini bukan hanya menjadi ajang reuni, tetapi juga wujud nyata kepedulian sosial alumni terhadap lingkungan sekitar.
Pelepasan peserta jalan sehat
Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya peran alumni sebagai representasi daerah. Ia mengajak seluruh alumni untuk terus membawa nama baik Jepara di manapun berada.
“Saya ingin menyampaikan satu pesan bahwa dimanapun panjenengan berada, tetaplah menjadi duta bagi Jepara, representasi dari Bumi Kartini, serta menjadi figur, juru bicara, bahkan brand ambassador dari Kota Ukir kita tercinta,” tambahnya.
BACA JUGA: Dr. Hj. Hindun Anisah, MA Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Bagi alumni yang berkiprah di luar daerah, kontribusi dapat diwujudkan melalui jejaring, investasi, ide, promosi, maupun kolaborasi. Sementara itu, bagi yang ingin kembali ke Jepara, pemerintah daerah membuka ruang seluas-luasnya untuk bersama-sama membangun daerah.
“Jepara membutuhkan energi, pemikiran, dan kontribusi dari putra-putri terbaiknya. Dan saya yakin, alumni Smansara adalah bagian penting dari kekuatan itu,” tegasnya.
Bupati Witiarso juga mengajak seluruh alumni untuk terus menjaga semangat “nyawiji” agar tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata, tetapi berkembang menjadi gerakan kolaboratif yang berkelanjutan.
BACA JUGA: Sejak Kapan Tradisi Kupat Lepet Dimulai?
“Untuk itu, mari kita jaga semangat ‘nyawiji’ ini, tidak hanya hari ini, tetapi terus berlanjut menjadi gerakan kolaborasi yang nyata dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua IKA Smansara, Noor Rachmad juga menegaskan komitmen jajarannya untuk berkontribusi positif bagi warga maupun Kabupaten Jepara. Mantan Jampidum Kejagung ini menegaskan kepengurusannya akan lebih fokus pada program-program yang berdampak langsung, baik kepada dunia pendidikan maupun pembangunan daerah
“Kita siap memperluas kontribusi nyata untuk Jepara,” tandas Ketua Umum Pengurus Pusat Keluarga Besar Purna Adhyaksa ini. (KA)