JEPARA | GISTARA. COM – LP Ma’arif NU Jepara menggelar Halalbihalal dan Peringatan Harlah ke – 74 Persatuan Guru Nahdlatul Ulama ( Pergunu) di gedung Sunu Ngesti Jepara Sabtu 11 April 2026.
Hadir dalam kegiatan Halalbihalal tersebut Bupati Jepara, Witiarso Utomo, Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar, Setda Jepara, Ary Bachtiar, Kadisdikpora Jepara, Ratib Zaini, Kepala KanKemenag Akhsan Muhyiddin beserta Plt. Kasubag TU, Ketua Pokjawas beserta jajaran Pengawas Madrasah.
Hadir juga Ketua DPRD Jepara, Agus Sutisna, Ketua Komisi C Nur Hidayat, Ketua Dewan Pendidikan Jepara, Prof. Mustaqim, Sesepuh LP. Ma’arif NU Jepara H. Wuryantoyo, Prof. Subaidi, Fathul Huda.
BACA JUGA: 17 Ribu Guru Non ASN hingga Guru Madin akan Disasar Kartu Guru Sejahtera
Selain itu, Hadir pula Ketua KKMI 02 Jepara, Ketua KKMTs 02 Jepara, Ketua KKMA 02 Jepara, FKKS dari tingkat SD, SMP, SMA/ SMK, Kepala Madrasah naungan LP Ma’arif Jepara dari jenjang MI, MTs, dan MA, Ketua PMWC LP Ma’arif se- Kabupaten Jepara, dan lembaga ekonomi LP Ma’arif Jepara.
Dalam sambutannya, Mualimin Ketua LP Ma’arif NU Jepara mengatakan bahwa antara LP Ma’arif dan Pergunu adalah dua lembaga yang satu kesatuan dalam visi, saling sinergi, saling berkolaborasi berjuang bersama untuk mencerdaskan bangsa, mempersiapkan generasi yang tangguh, unggul, berkarakter Aswaja.
Mualimin meminta kepada para guru dapat menjadi pilar pendidikan, sumber keteladanan, dan responsif terhadap dinamika pendidikan. Menyinggung tentang kesejahteraan guru swasta yang jauh dari sejahtera, Mualimin memohon pemerintah untuk memperhatikan kesejahteraan guru lewat program pemerintah.
Bupati Jepara Witiarso Utomo bersama para penerima Kartu Guru Sejahtera yang didampingi Ketua LP Ma’arif Mualimin dan Ketua Pergunu Ahmad Makhali
Ketua Tanfidziyah PCNU Charis Rohman mengajak kepada para guru untuk mensyukuri qadratnya sebagai guru karena guru merupakan orang pilihan, termasuk salah satu sosok hebat di samping orang yang tahu (alima), dan oleh yang melakukan sesuatu (Wa’amila).
Lebih lanjut, Kiai Charis titip kepada para guru untuk membangkitkan budaya baca kepada generasi muda, karena menurutnya pesan wahyu yang pertama adalah membaca. Membaca juga merupakan metode efektif memperoleh pengetahuan. Dalam teori memori dari indra penglihatan lebih kuat daripada indra pendengaran.
Kepala KanKemenag Jepara, H. Akhsan Muhyiddin berpesan kepada keluarga besar LP Ma’arif dan Pergunu Jepara untuk meningkatkan khidmah pendidikan guna mewujudkan generasi khoiro Ummah. Ia juga meminta para guru untuk memantapkan niat mengabdi dalam mendidik generasi bangsa.
BACA JUGA: Lebih Sederhana dan Bermakna, Ribuan Warga Meriahkan Kirab Buka Luwur Ratu Kalinyamat
Menyoroti tentang kesejahteraan guru madrasah, H. Akhsan Muhyiddin menyampaikan terima kasih kepada Bupati Jepara atas program Kartu Guru Sejahtera ( KGS) yang telah menyasar guru-guru madrasah, mulai dari TPQ, Madin, RA, MTs, MA, Pondok Pesantren yang notabene menjadi binaan Kementerian Agama.
Gus Hajar, Wakil Bupati Jepara yang didaulat untuk mewakili Bupati Jepara menyampaikan program Bupati Jepara di bidang Pendidikan, yaitu Program Kartu Guru Sejahtera ( KGS) dan Kartu Mahasiswa Jepara ( Kartu Sarjana Jepara). Kedua program prioritas pendidikan tersebut sebagai wujud kehadiran Pemerintah yang berpihak pada kesejahteraan guru dan peluang siswa untuk menjadi sarjana.
Gus Hajar juga meminta dukungan seluruh elemen masyarakat untuk mendukung Program Bupati Jepara, Mulus agar berjalan lancar sesusi ekspektasi.
Sebagai penutup KH. Hayatun Nufus, Rois Syuriyah PCNU memanjatkan doa untuk para guru dan keselamatan Jepara pada umumnya. (KA/Sub)