Wilujengan Nagari dan Doa Lintas Agama Langitkan Ikhtiar Batin untuk  Jepara

JEPARA | GISTARA.COM – Ribuan masyarakat memadati Alun-alun 1 Jepara dalam gelaran Wilujengan Nagari dan doa bersama lintas agama, Jumat (10/04/2026) malam.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-477 Kabupaten Jepara.

Dengan duduk bersila, masyarakat tampak khusyuk memanjatkan doa sesuai keyakinan masing-masing dengan dipimpin pemuka agama. Suasana terasa khidmat di bawah langit malam yang teduh, ditemani semilir angin yang menambah ketenangan dalam prosesi spiritual tersebut. Usai doa bersama, ratusan tumpeng langsung dibagikan kepada masyarakat.

BACA JUGA: Hari Jadi ke-477 Jepara: Ekonomi Tumbuh 5,91%, Investasi Tembus Rp2 T

Tradisi makan bersama secara berkelompok ini berlangsung penuh keakraban, seluruh tumpeng yang disediakan juga disantap dengan lahap.

Acara kemudian ditutup dengan penampilan tujuh dalang cilik yang membawakan lakon Banjaran Bima, menghadirkan nuansa tradisi dan budaya khas Jawa di tengah tasyakuran Hari Jadi Jepara ke-477.

Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menegaskan Wilujengan Nagari merupakan wujud rasa syukur sekaligus ikhtiar batin masyarakat Jepara.

“Wilujengan Nagari yang kita gelar ini merupakan wujud rasa syukur, doa, dan ikhtiar batin kita bersama untuk memohon wilujeng, keselamatan, ketenteraman, dan keberkahan bagi Jepara,” ujarnya.

Ia juga menambahkan doa lintas agama tersebut dipanjatkan untuk seluruh elemen masyarakat, mulai dari petani, nelayan, pekerja, pelaku usaha, generasi muda dan lainnya.

“Kita membawa harapan yang sama: mugi Jepara tansah ayem, tentrem, gemah ripah loh jinawi,” lanjutnya.

BACA JUGA: Lebih Sederhana dan Bermakna, Ribuan Warga Meriahkan Kirab Buka Luwur Ratu Kalinyamat

Dalam kesempatan itu, Witiarso juga menyinggung pentingnya pelestarian budaya melalui penampilan dalang cilik.

Menurutnya, lakon Bima yang ditampilkan sarat dengan nilai keberanian, kejujuran, keteguhan hati, dan keberpihakan pada kebenaran.

“Ini adalah tanda bahwa budaya luhur sedang kita wariskan kepada anak-anak kita. Nilai-nilai itulah yang harus terus kita bawa dalam membangun Jepara ke depan,” pungkasnya. (KA)

Related posts

Hari Jadi ke-477 Jepara: Ekonomi Tumbuh 5,91%, Investasi Tembus Rp2 T

Lebih Sederhana dan Bermakna, Ribuan Warga Meriahkan Kirab Buka Luwur Ratu Kalinyamat

BPIH  Dipastikan Tak Ada Kenaikan