Nekat Sebrangi Sungai Saat Hujan, Nenek Asal Desa Pancur Terseret Arus

EVAKUASI – Nenek Asal Desa Pancur Terseret Arus, BPBD, SAR, dan relawan Jepara melakukan evakusi korban terseret arus dan hanyut di sungai Siwelik, sumosari, Mqyong Jepara. (Foto: Husni/Gistara)

JEPARA | GISTARA.com – Nenek warga Desa Pancur dikabarkan meninggal usai hanyut terseret arus sungai Siwelio, Sokosari, Jepara, pada Rabu (9/11/2022). Nenek bernama Suriah (81) tersebut ditemukan sudah tak bernyawa setelah dilakukan pencarian oleh BPBD, SAR, dan relawan Jepara.

Menurut kepala BPBD Jepara Arwin Noor Isdiyanto, kejadian itu berawal dari enam orang yang sedang bekerja  memetik jagung di sawah Desa Sumosari Kec. Batealit, Jepara.

“Akibat turun hujan, keenam orang tersebut memutuskan pulang dan nekat melawati sungai Semelik Sumosari dengan kondisi arus deras. Tapi nahas salah satu dari mereka terseret arus sungai hingga meninggal,” ungkap Arwin Noor

BACA JUGA: Pengamatan Gerhana Bulan, Bentuk Upaya Edukasi Masyarakat

Kejadian nahas itu disaksikan oleh  kelima temannya yaitu  Yati, Khurotun, Harni, Paimah dan Komsatun. Semuanya penduduk RW 11 Desa Pancur Kecamatan Mayong Jepara.

Setelah melakukan pencarian nenek asal Desa Pancur terseret arus, korban  berhasil ditemukan dan di evakuasi dalam kondisi telah meninggal dunia. Korban ditemukan sekitar pukul 14.30 Wib. Setelah itu korban langsung dibawa kerumah duka. (Husni/Gistara)

Related posts

Promosikan Wastra dan Batik Khas Jepara, JIF Meriahkan Festival Perang Obor 2026

Siapkan Pemimpin Masa Depan, ​PC IPNU-IPPNU Jepara Gelar Workshop Optimalisasi Tim Penggerak Komisariat

Pengurus IKA Unisnu Jepara 2026-2031 Dilantik, Komitmen Satukan Langkah Majukan Almamater