JEPARA | GISTARA. COM – Berdasarkan Surat Keputusan Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama’ (23/8/2025), awal bulan Rabiul Awal 1447 H bertepatan dengan Senin Wage 25 Agustus 2025 (mulai malam Senin).
Bagi muslim Indonesia Bulan Rabiul Awal disebut sebagai bulan Maulid, bulan Mulud (Jawa). Dalam bulan Rabiul Awal identik dengan perayaan Maulid Nabi, atau momen peringatan hari lahir Nabi Muhammad SAW.
BACA JUGA: Tumbuhkan Kepedulian Sosial, Bupati Jepara Dukung PPS Baznas Jepara 2025
Menurut Sayyid Muhammad bin Alwi Al Maliki, Maulid Nabi merupakan bentuk tradisi yang baik di masyarakat, bukan termasuk bagian dari masalah ibadah yang dipersoalkan keabsahannya.
Substansi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yaitu meneladani perjuangannya, akhlaknya dan mencintai Nabi Muhammad beserta keluarganya melalui pembacaan sejarahnya (Sirah).
Imam al-Suyuthi mengatakan, Maulid Nabi merupakan kegiatan positif yang mendatangkan pahala. Ia menganjurkan pada bulan Rabiul Awal umat Islam mengekspredikan kegembiraan dan rasa syukur dengan cara memperingati kelahiran Rasulullah, berkumpul, membagikan makanan, dan beberapa ibadah lain.
BACA JUGA: Selapanan PC IKA PMII Jepara: Kaji Kitab Nashoihud Diniyah hingga Isu Peternakan Babi
Imam as-Suyuthi menjelaskan, memperingati maulid Nabi dapat dilakukan dengan berbagai cara sebagai ekspresi kebahagiaan atas kelahiran Nabi Muhammad saw, diantaranya (1) membaca Al-Qur’an, (2) memberi makan orang, (3) bersedekah, dan (4) mengungkapkan berbagai pujian kepada Nabi Muhammad SAW, seperti dengan membaca Maulid al-Barzanji, Maulid Diba’, Simtuth Durar, dan semisalnya.
Di bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW, mari mempertebal kecintaan padanya, dengan melaksanakan Sunnah-sunnahnya dan memperbanyak membaca sholawat padanya. Semoga kita tergolong menjadi umatnya dan mendapatkan syafaatnya.(KA)