Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Saturday, October 10, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
MuriaRegional

Jaga Warisan Leluhur, Seni Ukir Jepara Diusulkan ke UNESCO Jadi  Warisan Budaya Tak Benda

by Redaksi 14/09/2025
Redaksi 14/09/2025 491 views
491

Mbak Rerie berbincang dengan pengukir cilik

JEPARA | GISTARA. COM – Ketika seni ukir Jepara benar-benar terancam kelestariannya, maka menjadikan obyek kebudayaan tersebut sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB), bisa saja menjadi upaya mengenalkan ukiran Jepara kepada dunia.

Predikat Jepara sebagai Pusat Ukir Dunia (The World Carving Center) tidak hanya slogan semata. Perlu dukungan semua pihak, agar ukiran dari Jepara mendapatkan pengakuan dari UNESCO sebagai WBTB.

Langkah tersebut mendapat dukungan dari Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) Lestari Moerdijat (Mbak Rerie) saat Seminar Pelestarian Ukir di Gedung Shima Jepara, (11/9/2025).

BACA JUGA: Lewat TATAH, IFEX, hingga INDEX Dubai 2026, Bupati Jepara: Buka Jejaring Pasar Baru dan Tarik Investor ke Jepara

Terkait itu, Lestari Moerdijat menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan hal tersebut semaksimal mungkin. Mengingat Seni Ukir Jepara merupakan kekayaan intelektual warisan leluhur.

“Secara administratif proses pendaftaran seni ukir Jepara sebagai WBTB UNESCO membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk masyarakat dan komunitas yang ada di Jepara,”ujar Mbak Rerie.

Menurut Mbak Rerie, ukiran Jepara tidak hanya sebuah karya seni, tetapi mahakarya dan harus dilestarikan. Selanjutnya, proses pengajuan seni ukir Jepara sebagai WBTB UNESCO melalui mekanisme ekstensi ini masih sangat tergantung pada kesediaan Pemerintah Kota Konjic di Bosnia-Herzegovina.

Rerie sangat berharap, dukungan semua pihak dapat terus diwujudkan, sehingga kearifan lokal masyarakat berupa seni ukir Jepara tetap lestari dan segera diakui sebagai WBTB dunia.

“Pemerintah Indonesia terus menjalin komunikasi dengan Bosnia-Herzegovina, untuk menjadikan ukiran Jepara sebagai WBTB dari UNESCO,”terangnya.

Bupati Jepara H. Witiarso Utomo (Mas Wiwit) terus memperjuangkan ukiran Jepara sebagai WBTB dari UNESCO dengan meminta bantuan Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat.

“Seni ukir dari Jepara merupakan bukti kekayaan warisan leluhur bangsa, sehingga kami berupaya mendapatkan WBTB UNESCO, selain itu juga terus mengenalkan karya ukir Jepara ke seluruh penjuru dunia,” kata Mas Wiwit.

Oleh sebab itu, lanjut Mas Wiwit, terkait pencatatan WBTB karya ukir Jepara nantinya akan dilakukan “Join Nomination” dengan negara tersebut. Istilah ini dalam konteks UNESCO merujuk pada pencalonan suatu warisan budaya atau alam untuk masuk dalam daftar Warisan Dunia (World Heritage) oleh lebih dari satu negara.

Proses pengusulan Warisan Budaya Takbenda maupun warisan benda untuk menjadi warisan budaya yang diakui oleh UNESCO bukanlah perkara yang mudah. Namun, bukan berarti tidak bisa dilakukan.

“Terkait persiapannya, Pemkab Jepara akan dibantu oleh Bu Rerie sapaan akrab Lestari Moerdijat bersama timnya. Yang jelas Bu Rerie sudah menyiapkan naskah akademik dan bahan lainnya termasuk nanti pengusulan ke UNESCO,” pungkasnya. (KA)

JeparaSeni ukirWarisan leluhur
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Gebyar Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW dan Bazar UMKM di Masjid Al Makmur Sinanggul 
next post
Jajaran Polres Jepara Salurkan Beras SPHP Bulog, Warga Antusias Sambut Beras Murah

You may also like

Bupati Jepara Prioritaskan Perbaikan Jalan dan Akses Wisata Kemujan

10/10/2026

Desa Tempur Jadi Cermin Kerukunan Umat Beragama di Jepara

10/10/2026

Panggung Utama Festival Literasi Jepara Semarak dengan Aksi Dongeng Edukatif TBM Capung

09/10/2026

Kolaborasi Lintas TBM Semarakkan Festival Literasi Jepara 2026 lewat Dongeng, Seni Kriya hingga Melukis...

09/10/2026

DPC PKB Jepara 2026-2031 Dikukuhkan, Targetkan Tambah Kursi DPRD

09/10/2026

Wakil Bupati Jepara M. Ibnu Hajar Monitoring Ujicoba MBG Prasmanan, Soroti Kebersihan dan Keamanan...

08/10/2026

Terkini

  • Bupati Jepara Prioritaskan Perbaikan Jalan dan Akses Wisata Kemujan

    10/10/2026
  • Kemah Bakti Masyarakat XII Resmi Dibuka, Pemkab Jepara Tekankan Pentingnya Kemandirian, Kepedulian, dan Akhlak Mulia

    10/10/2026
  • Desa Tempur Jadi Cermin Kerukunan Umat Beragama di Jepara

    10/10/2026
  • Panggung Utama Festival Literasi Jepara Semarak dengan Aksi Dongeng Edukatif TBM Capung

    09/10/2026
  • Kolaborasi Lintas TBM Semarakkan Festival Literasi Jepara 2026 lewat Dongeng, Seni Kriya hingga Melukis Kaos

    09/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here