Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Friday, October 9, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
RegionalSemarangan

Bangun Regenerative Leadership, Badiklat Hukum Jateng Luluskan 5.092 Alumni Sepanjang 2025

by Redaksi 24/12/2025
Redaksi 24/12/2025 261 views
261

Dr. Muh Khamdan serahkan sertifikat kelulusan pada peserta pelatihan

SEMARANG | GISTARA. COM – Balai Diklat Hukum Jawa Tengah menutup tahun 2025 dengan catatan kinerja yang mencolok. Sepanjang tahun ini, lembaga pengembangan kompetensi aparatur tersebut berhasil meluluskan 5.092 alumni dari berbagai program peningkatan kapasitas. Angka itu bukan sekadar statistik, melainkan potret transformasi organisasi pembelajar yang perlahan namun pasti dibangun di tengah tuntutan birokrasi yang terus berubah.

Capaian tersebut lahir dari kerja kolektif lintas peran. Widyaiswara, tim kerja penyelenggaraan, tim program dan evaluasi, hingga unsur tata usaha bergerak dalam satu irama. Tidak ada sekat yang kaku antar unit. Kolaborasi menjadi kata kunci yang menandai denyut kerja Badiklat Hukum Jawa Tengah sepanjang 2025.

Di ruang kerja widyaiswara Gedung A Badiklat Hukum Jawa Tengah, Semarang, Dr. Muh Khamdan, salah satu widyaiswara, menjelaskan bahwa strategi pengembangan kompetensi tahun ini dirancang adaptif terhadap dinamika zaman.

“Kami mengombinasikan pelatihan klasikal, pelatihan jarak jauh, blended learning, MOOC, hingga webinar,” ujarnya. Model itu dipilih untuk menjangkau kebutuhan pembelajar yang semakin beragam.

BACA JUGA: Kolaborasi Lintas Instansi, PLN Kebut Pemulihan Kelistrikan Aceh

Menurut Khamdan, pendekatan tersebut merupakan respons atas implementasi corporate university sekaligus upaya membangun organisasi pembelajar. Pelatihan tidak lagi diposisikan sebagai rutinitas administratif, melainkan sebagai ruang tumbuh bersama untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik yang berkelanjutan.

Refleksi akhir tahun 2025 yang mengusung tagline “Harmoni dalam Langkah untuk Peningkatan Kinerja 2026” menjadi momentum penting bagi institusi ini. Refleksi itu menyadarkan bahwa seluruh sumber daya manusia di Badiklat Hukum telah bergerak dalam budaya kolaboratif, jauh dari pola kerja silo yang kerap melahirkan stagnasi.

Kepala Badiklat Hukum Jawa Tengah, Rinto Gunawan Sitorus, menegaskan hal tersebut di hadapan 51 pegawai yang terdiri atas ASN, PPNPN, peserta Magang  Kementerian Ketenagakerjaan, serta mahasiswa magang dari UIN Walisongo Semarang, Selasa, 23 Desember 2025. Ia menilai harmoni kerja menjadi fondasi penting bagi organisasi pembelajar yang sehat dan produktif.

“Budaya kolaboratif adalah kunci untuk memitigasi munculnya toksik organisasi,” kata Rinto. Menurutnya, organisasi yang sehat adalah organisasi yang memberi ruang dialog, saling belajar, dan saling menguatkan dalam menghadapi tantangan birokrasi yang semakin kompleks.

BACA JUGA: Satlantas Polres Jepara Gelar Art Policing, Dukung Operasi Zebra Candi 2025

Khamdan menambahkan, birokrasi pembelajar di masa depan membutuhkan pemimpin yang bersedia tumbuh bersama. “Pemimpin tidak cukup hanya mengarahkan, tetapi juga mau berbagi pengetahuan dan membuka ruang kolaborasi,” ujarnya. Pengembangan kompetensi, kata dia, harus berorientasi pada peningkatan kinerja pelayanan kepada masyarakat.

Konsep regenerative leadership menjadi salah satu pijakan nilai yang berkembang di Badiklat Hukum Jawa Tengah. Kepemimpinan ini hadir untuk memutus pola kerja silo, menyatukan langkah lintas sektor, sekaligus mengembalikan kepercayaan publik terhadap birokrasi.

Dalam praktiknya, Badiklat Hukum Jawa Tengah tidak hanya mengembangkan pelatihan substansi hukum. Program pengembangan kebijakan publik, penguatan integritas Pancasila, tata kelola pemerintahan yang baik, hingga pengembangan diri aparatur menjadi bagian integral dari kurikulum pembelajaran.

Pendekatan tersebut menegaskan bahwa keberhasilan organisasi bukan ditentukan oleh siapa yang paling menonjol secara individual. “Bukan soal siapa paling hebat, tapi siapa yang paling mampu menggerakkan bersama,” ujar Khamdan. Budaya adaptif dan eco friendly pun diperkenalkan sebagai nilai kerja jangka panjang.

Pada akhirnya, refleksi akhir tahun ini menempatkan Badiklat Hukum Jawa Tengah sebagai contoh bagaimana perubahan besar dalam birokrasi dapat lahir dari kolaborasi yang berkelanjutan. Harmoni yang dibangun hari ini menjadi modal penting untuk melangkah lebih jauh pada 2026, menuju birokrasi pembelajar yang dipercaya publik dan relevan dengan tantangan zaman. (KA)

Badiklat Hukum JatengLeadershipWidyaiswara
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Ops Lilin Candi 2025, Polres Jepara Libatkan K9 Guna Patroli dan Sterilisasi Gereja
next post
MA Mathalibul Huda Sukses Gelar Pelantikan Bantara

You may also like

Dongkrak Ekonomi Rumah Tangga, Sumarwati Ajak Ubah Limbah Usaha Jadi Barang Bernilai

21/09/2026

Festival Literasi Jateng 2026,  Gelorakan Budaya Baca Gen Z

12/09/2026

Bahas Isu Kontemporer dan Kebijakan Nasional, PWNU Jawa Tengah Gelar Bahtsul Masail Ke-6

22/08/2026

HUT ke-81 Jateng, Dekranasda Jepara Kenalkan Produk Unggulan dan Budaya Lokal 

21/08/2026

Keseruan Mahasiswa Asing Belajar Ukir di Jepara

20/08/2026

Tiga Kampus NU Perkuat KKN Kolaborasi di Karimunjawa, Dorong Pemberdayaan Berbasis Potensi Lokal

20/08/2026

Terkini

  • Wakil Bupati Jepara M. Ibnu Hajar Monitoring Ujicoba MBG Prasmanan, Soroti Kebersihan dan Keamanan Pangan

    08/10/2026
  • Dosen PAI FTIK UNISNU Jepara Go International, Berbagi Ilmu Pendidikan hingga Malaysia

    08/10/2026
  • TBM dan KB Isykarima Banjaragung Gelar Parenting Education, Kaji Pola Asuh Disiplin Positif

    08/10/2026
  • Festival Literasi Jepara 2026: Literasi Menyala, Jepara Punya Cerita

    08/10/2026
  • Perkuat Jejaring Akademik Internasional, Prodi PAI UNISNU Jepara Kolaborasi Riset dengan IIUM Malaysia

    07/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here