JEPARA | GISTARA.COM – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara menyelenggarakan kegiatan sosialisasi & pembekalan pkm dengan tema “ubah masalah menjadi gagasan, ubah gagasan menjadi pendanaan”, di Auditorium Lantai 4 Perpustakaan UNISNU Jepara pada Kamis (19/12/2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor III UNISNU Jepara Abdul Wahab, Kepala Biro III Bidang Kemahasiswaan Nor Soleh, Kepala Bagian Kemahasiswaan Mulyadi, Wakil Dekan Fakultas Sains dan Teknologi, Presiden Mahasiswa BEM UNISNU Jepara Vicky Zulfikar Santoso, serta peserta mahasiswa dari berbagai fakultas.
Wakil Rektor III UNISNU Jepara Abdul Wahab dalam sambutannya menyampaikan bahwa Program Kreativitas Mahasiswa merupakan salah satu instrument penting untuk mengukur perkembangan inovasi mahasiswa.
Ia menegaskan bahwa ide atau gagasan yang lahir dalam PKM seharusnya lahir dari kesadaran dan niat yang baik, bukan karena keterpaksaan.
“Ketika mahasiswa mampu menemukan masalah atau peluang di sekitarnya lalu mengolahnya menjadi proposal, bukan karena terpaksa tetapi karena kesadaran akan nilai kebaikan yang dapat dihadirkan. Dari situlah gagasan diarahkan hingga memperoleh pendanaan,” jelasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan mahasiswa dalam memperoleh pendanaan PKM merupakan bagian dari prestasi yang tidak hanya membanggakan secara personal, tetapi juga mengharumkan nama institusi. Oleh karena itu, ia mendorong mahasiswa UNISNU Jepara untuk terus berinovasi dan berani berkompetisi melalui PKM.
BACA JUGA: Jelang Nataru, UMKM Mitra Binaan PLN UIK Tanjung Jati B Borong Juara Lomba Produk Kopi Olahan Petani Kabupaten Jepara
Sementara itu, Ketua panitia kegiatan Khoirunnisa, mengatakan bahwa kegiatan sosialisasi dan pembekalan ini bertujuan untuk mempersiapkan mahasiswa UNISNU Jepara secara optimal agar mampu berkompetisi dalam PKM 2026.
“Kami ingin memastikan setiap ide brilian mahasiswa tidak hanya berhenti di catatan, tetapi dapat terwujud menjadi proposal yang terstruktur, lolos pendanaan, dan syukur-syukur bisa melanjutkan hingga ke tingkat nasional,” ujarnya.
Dalam sesi pemaparan materi, Pemateri I Mariatus Sholikah menyampaikan pengenalan PKM yang meliputi, pengertian PKM, jenis-jenis PKM, serta urgensi PKM sebagai wadah pengembangan kreativitas, inovasi dan kemampuan berpikir kritis mahasiswa.
Pemateri II Ahmad Fauzan Mubarok memaparkan strategi penyusunan proposal PKM, meliputi cara menemukan masalah, merumuskan gagasan yang inovatif, menentukan luaran, serta tips agar proposal memiliki peluang besar untuk lolos pendanaan.
Menurut Shahlul Tita Batahul salah satu peserta, menilai kegiatan ini sangat penting sebgai bekal awal bagi mahasiswa. ia berharap setelah mengikuti kegiatan ini dapat menemukan konsep PKM yang matang sekaligus partner tim untuk berproses ke tahap selanjutnya.
“Saya sudah semester tiga dan juga pengurus HMP. Dari kaprodi dan HMP menginginkan adanya sosialisasi PKM kepada anggota. Dengan mengikuti kegiatan ini, saya jadi lebih siap dan memahami materi yang nantinya akan disampaikan kepada,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, BEM UNISNU Jepara berharap dapat meningkatkan partisipasi serta kualitas proposal PKM mahasiswa, sehingga mampu bersaing dan meraih prestasi di tingkat nasional. (AD)