Peserta mempraktekkan game interaktif
JEPARA | GISTARA. COM – Pondok Pesantren (Ponpes) Putra-Putri Sirojul Muta’alim, Desa Kecapi, menggelar Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) Santri pada Sabtu (3/1/2026). Kegiatan ini mengusung tema “Pemimpin Hebat Tahu Cara Mengatur Waktu” dan diikuti oleh ratusan santri dengan penuh antusias.
Ratusan santri turut ambil bagian dalam kegiatan yang bertujuan untuk membekali para santri agar bijak dalam mengisi dan memanfaatkan waktu, baik dalam kehidupan pribadi, pendidikan, maupun organisasi.
BACA JUGA: Museum RA Kartini Diproyeksikan Jadi Pusat Studi Perempuan Indonesia
Hadir sebagai narasumber, Amin Sururi, S.Hum, yang menyampaikan materi kepemimpinan dengan pendekatan reflektif dan aplikatif. Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa manajemen waktu merupakan kunci utama dalam membentuk karakter pemimpin yang bijak dan visioner.
“Pemimpin yang bijak membagi waktunya seperti akar pohon: sebagian meresap ke dalam (merenung dan belajar), sebagian menguatkan batang (membangun sistem), dan sebagian mengarah ke daun (memandang ke depan),” ungkap Amin Sururi di hadapan peserta.

Para santri antusias mengikuti LDK
Lebih dalam ia menjelaskan, pembagian waktu yang seimbang antara refleksi diri, pengelolaan organisasi, dan inovasi masa depan akan melahirkan pemimpin yang tidak hanya sibuk, tetapi juga berdampak.
Kegiatan LDK ini dikemas secara interaktif dengan berbagai game edukatif yang sarat nilai filosofi, salah satunya permainan merancang bangunan menggunakan sedotan. Permainan tersebut menuntut koordinasi, gotong royong, komunikasi, serta kepemimpinan, sehingga pesan yang disampaikan lebih mudah dipahami dan dirasakan langsung oleh peserta.
Para santri menyambut kegiatan ini dengan sangat positif. Mereka mengaku senang dan termotivasi karena materi kepemimpinan tidak hanya disampaikan secara teoritis, tetapi juga melalui praktik yang menyenangkan dan bermakna.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para santri Ponpes Sirojul Muta’alim mampu menjadi pribadi yang disiplin, bijak mengelola waktu, serta siap menjadi pemimpin masa depan yang berkarakter dan bertanggung jawab. (KA)