JEPARA | GISTARA. COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) UNISNU Jepara di Desa Sumosari, Kecamatan Batealit, melakukan inovasi penyaringan air sebagai upaya membantu warga memperoleh air yang lebih jernih dan bebas endapan. Program tersebut dilaksanakan di Dukuh Kedawung sebagai bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.
Penyaringan air ini dibuat dengan memanfaatkan bahan-bahan sederhana dan mudah diperoleh, seperti tiga buah blung, ember yang dilubangi sebagai media penyaring, batu kali, arang, serta busa putih khusus penyaring air. Rangkaian alat tersebut disusun secara bertahap agar air yang mengalir dapat tersaring secara maksimal sebelum digunakan oleh warga.
BACA JUGA: Polisi Sigap Bersihkan Material Longsor di Keling Jepara
Koordinator Mahasiswa Desa (Kormades) KKN Sumosari 2 UNISNU Jepara, Naufal Arda Ferdian, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud bakti mahasiswa dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa, khususnya di Dukuh Kedawung.
Menurutnya, keberadaan mahasiswa KKN tidak hanya sebatas menjalankan program, tetapi juga menghadirkan solusi atas permasalahan lingkungan yang dihadapi warga.
“Kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk pengabdian mahasiswa UNISNU kepada masyarakat. Kami ingin kehadiran KKN benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga, terutama terkait kebutuhan air bersih,” ujar Naufal, (31/1/26).

Khoirul Muslimin (DPL) menyerahkan perangkat penyulingan kepada Ketua RT 6
Selain membuat penyaringan air, mahasiswa KKN juga melakukan pembuatan bak sampah sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan.
Naufal menambahkan bahwa program penyaringan air tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan Ketua RT setempat agar hasilnya dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh warga.
“Kami juga membuat bak sampah dan bergerak bersama RT Kedawung dalam pembuatan penyaringan air ini. Harapannya, apa yang kami hasilkan selama KKN dapat digunakan dan dirawat bersama oleh masyarakat,” tambahnya.
BACA JUGA: Gubernur Jateng Minta Kader PMII Kawal Program Pemerintah
Sementara itu, Ahmad Shobirin Ketua RT 06 RW 04 Dukuh Kedawung, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada mahasiswa KKN UNISNU Jepara atas kontribusi nyata yang telah diberikan. Ia menilai berbagai kegiatan yang dilakukan mahasiswa menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan dan kebutuhan sosial masyarakat.
“Mahasiswa KKN Sumosari telah mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat Dukuh Kedawung. Kegiatan seperti pembuatan bak sampah, penyaringan air, dan kegiatan sosial lainnya sangat bermanfaat bagi warga,” ungkap Shobirin
Melalui program tersebut, mahasiswa KKN UNISNU Jepara berharap dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat desa dalam mewujudkan kehidupan yang lebih sehat dan berkelanjutan. (KA)