Mahasiswa KKN membuat bak sampah dari drum bekas
JEPARA | GISTARA. COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unisnu Jepara di Desa Sumosari 2 menunjukkan kreativitas sekaligus kepedulian terhadap lingkungan dengan memanfaatkan drum bekas menjadi bak sampah. Program ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi mahasiswa dalam menjaga kebersihan lingkungan desa serta mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Bak sampah tersebut dibuat dari drum bekas yang sudah tidak terpakai. Selain itu, mahasiswa juga memanfaatkan besi rongsokan sebagai penyangga kaki dan pegangan tangan agar bak sampah lebih kokoh dan mudah digunakan. Untuk menambah nilai estetika sekaligus daya tahan, bak sampah dicat ulang dengan warna mencolok sehingga mudah terlihat oleh masyarakat.
BACA JUGA: APBDesa 2026 Turun Drastis, Bupati Jepara Dorong Kemandirian Desa
Koordinator Mahasiswa KKN Sumosari 2, Naufal Arda Ferdian, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap permasalahan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah. Menurutnya, pemanfaatan drum bekas menjadi bak sampah tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga memberikan fasilitas yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ia menambahkan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada pembuatan bak sampah, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi warga.
“Selain itu, kegiatan ini memberikan edukasi kepada masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya serta mampu memilah sampah menjadi kompos maupun sampah yang bernilai ekonomis,” ujar Naufal.

Mahasiswa KKN Unisnu Jepara di Desa Sumosari 2
Mahasiswa KKN Sumosari 2 juga melakukan sosialisasi singkat kepada warga sekitar mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan dampak positif dari pengelolaan sampah yang baik. Diharapkan, keberadaan bak sampah dari drum bekas ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.
BACA JUGA: Tembus Fortune Global 500, PLN Terus Perkuat Daya Saing di Kancah Dunia
Sementara itu, Khoirul Muslimin, selaku Dosen Pembimbing Lapangan, memberikan dukungan penuh terhadap program kolaboratif yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Ini merupakan tugas pengabdian kita bersama. Bak sampah yang dibuat tentunya akan memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Melalui pemanfaatan barang bekas, mahasiswa menunjukkan kreativitas serta kemampuan berkarya sesuai dengan keilmuan yang diperoleh di kampus,” ungkapnya saat memberikan keterangan kepada gistara.com, Kamis (10/02/2026), secara daring.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Sumosari 2 berharap masyarakat dapat terinspirasi untuk memanfaatkan barang bekas menjadi sesuatu yang berguna, serta bersama-sama menciptakan lingkungan desa yang bersih, sehat, dan nyaman. (KA)