Pelaku UMKM menerima bantuan gerobak
JEPARA | GISTARA. COM – Puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Jepara menerima bantuan tenda dan gerobak di Pendopo R.A. Kartini, Senin (16/02/2026).
Bantuan untuk pelaku UMKM ini diserahkan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI H Abdul Wachid, Bupati Jepara Witiarso Utomo dan jajarannya. Hadir juga Wakil Ketua DPRD Jepara Arizal Wahyu Hidayat dan Ketua Komisi B DPRD Jepara Purwanto serta Direktur CV Indah Jaya Toys, Setia Edi.
Abdul Wachid, mengatakan bantuan tersebut merupakan program BAZNAS yang memang mitra kerja Komisi VIII DPR RI. Gerobak dan tenda itu diproyeksikan untuk pemberdayaan masyarakat sekaligus upaya pengentasan kemiskinan melalui penguatan sektor usaha kecil.
“Program ini kami peruntukkan bagi masyarakat usaha kecil menengah agar bisa meningkatkan pendapatan dan tidak perlu mencari pekerjaan hingga ke luar daerah,” ujar wakil rakyat asal Jepara ini.
BACA JUGA: Bangun Karakter Generasi Muda, 50 Santri Lirboyo Mengabdi di Karimunjawa
Diketahui, saat penyerahan bantuan itu Pemkab Jepara berinisiatif mengajukan tambahan gerobak dan tenda untuk pelaku UMKM di Kota Ukir.
Abdul Wachid menambahkan, pihaknya siap merealisasikan penambahan bantuan pada tahun depan sesuai harapan Pemerintah Kabupaten Jepara.
Tak hanya itu, pihaknya juga siap berkolaborasi untuk pengembangan program ZChicken yang direncanakan menjangkau ratusan desa di Jepara.
Ditargetkan tiap desa di Jepara memiliki dua unit usaha ZChicken.
Sementara itu, Bupati Jepara Witiarso Utomo menyampaikan total bantuan yang disalurkan meliputi 30 unit tenda dan 30 unit gerobak dari BPKH melalui Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid untuk 60 pelaku UMKM yang tersebar di berbagai desa di Jepara. Selain itu, terdapat tambahan 10 unit tenda UMKM dari CV Indah Jaya Toys.
“Kami juga berkomitmen mendorong akses permodalan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Setiap bulan, sekitar 250 hingga 300 UMKM yang telah siap akan difasilitasi untuk mendapatkan pembiayaan KUR,” terangnya.
BACA JUGA: Sambut Ramadhan, RA dan MI Manbaul Falihin Gelar Khataman Al-Qur’an dan Ngaji Fiqih Puasa
Menurut Bupati, saat ini, pemerintah pusat mendorong optimalisasi penyaluran KUR karena tersedia alokasi anggaran besar dari perbankan. Bahkan, kebijakan terbaru memungkinkan pelaku UMKM mengakses KUR hingga tiga kali, dengan plafon pembiayaan mulai dari nominal kecil hingga maksimal Rp1 miliar.
“Melalui program ini, diharapkan pelaku UMKM Jepara dapat berkembang lebih profesional, tertata, serta mampu naik kelas menjadi usaha yang berdaya saing dan berkelanjutan,” harap bupati.
Pemerintah berharap kolaborasi antara pemerintah pusat, DPR RI, pemerintah daerah, dan dunia usaha dapat terus diperkuat guna membangun ekosistem UMKM yang tangguh dan mampu menopang perekonomian daerah.
Salah seorang penerima gerobak, Suwarsono (69) berterimakasih atas bantuan yang diterimanya. Menurut lansia penjual kerang ini, bantuan tersebut sangat membantu aktivitas usaha yang telah dijalaninya 30 tahun terakhir.(KA)