JEPARA | GISTARA. COM – Infrastruktur jalan di Kabupaten Jepara kian mantap dan terhubung pada setahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Jepara, Witiarso Utomo – M Ibnu Hajar.
Meskipun saat ini sejumlah ruas jalan yang sudah dimuluskan ada yang berlubang seiring hujan yang terus mengguyur wilayah Jepara dalam beberapa pekan terakhir, namun dipastikan proses perbaikan terus dikerjakan untuk mendukung berbagai aktivitas masyarakat, konektivitas antarkawasan dan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Kota Ukir.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Jepara, Hery Yulianto, menuturkan Pemerintah Kabupaten Jepara terus menunjukkan komitmennya dalam memperbaiki infrastruktur jalan sebagai upaya menghubungkan harapan masyarakat di berbagai wilayah.
“Perbaikan dan peningkatan kualitas jalan menjadi fokus utama demi menciptakan konektivitas yang lebih baik dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujarnya usai kegiatan Setahun Kepemimpinan Bupati – Wakil Bupati Jepara yang digelar di Anjungan Jepara, Puri Maerokoco Semarang, Jumat (20/02/2026).
BACA JUGA: Bupati Jepara, Mewujudkan Mimpi dan Membangun Harapan
Momentum ini menjadi refleksi atas berbagai capaian pembangunan, terutama di sektor infrastruktur jalan yang menjadi prioritas utama selama satu tahun terakhir.
Pada tahun 2024, kondisi jalan di Jepara tercatat sepanjang 703,091 kilometer dalam kategori mantap, sementara 150,936 kilometer lainnya masih dalam kondisi tidak mantap. Memasuki tahun 2025, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp139,60 miliar untuk mendukung pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan.
Dari alokasi tersebut, sepanjang 421,84 kilometer jalan berhasil dipelihara, dibangun, dan ditingkatkan kualitasnya. Selain itu, sebanyak 146 ruas jalan tertangani pada tahun 2025, dengan rincian penanganan klinis sepanjang 355 kilometer serta peningkatan sepanjang 66,84 kilometer.Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa wajah fisik Jepara terus diperbaiki.
“Infrastruktur yang semakin mulus diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Jepara,” ujarnya.
BACA JUGA: Apa itu Opsen Pajak? Yuk Simak Penjelasan Lengkapnya
Bupati Jepara, Witiarso Utomo, menyampaikan rasa syukur atas genap satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati M Ibnu Hajar.
“Alhamdulillah hari ini kita genap setahun memimpin Jepara. Pas di hari Jumat. Hari yang baik buat kita,” ungkapnya.
Ia menegaskan, capaian utama yang ingin diwujudkan adalah terciptanya suasana masyarakat yang kondusif serta meningkatnya respons positif masyarakat terhadap pembangunan infrastruktur. Pada Desember lalu, respons masyarakat terhadap perbaikan jalan dinilai sangat baik.
Namun demikian, ia tidak menampik bahwa tantangan masih ada, terutama saat musim hujan yang menyebabkan sejumlah titik jalan kembali berlubang.
“Saat hujan seperti ini, jalan beberapa berlubang dan itu menjadi PR kita untuk dimuluskan lagi. Tahun ini kita kerjakan,” tegasnya.
BACA JUGA: Resmi, Rumah Dinas Bupati Jepara Beralih Jadi Museum R.A Kartini
Seiring membaiknya kapasitas fiskal daerah, pada tahun 2026 Pemerintah Kabupaten Jepara merencanakan alokasi anggaran sebesar Rp197,16 miliar untuk menangani 185 kilometer jalan di 116 ruas.
Bupati juga menegaskan komitmen penting terkait sumber pembiayaan pembangunan jalan. Seluruh pajak kendaraan bermotor akan dialokasikan sepenuhnya untuk infrastruktur jalan.
“Seluruh pajak dari kendaraan kita alokasikan untuk infrastruktur jalan. Semoga ini menjadi kepercayaan masyarakat untuk membayar pajak. Seratus persen akan dikembalikan ke infrastruktur jalan,” pungkasnya. (KA)