Perwakilan BAZNAS Jepara menyerahkan bantuan uang saku
JEPARA GISTARA. COM – Kepedulian terhadap Pekerja Migran Indonesia (PMI) kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Jepara. Melalui arahan Bupati Jepara, Witiarso Utomo, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Jepara menyalurkan bantuan akomodasi untuk keluarga Muhammad Roziqin (33), warga Desa Kuanyar, Kecamatan Mayong, yang tengah berjuang melawan kanker di Jepang.
Bantuan uang saku tersebut diserahkan langsung kepada pihak keluarga di kediaman orang tua Roziqin pada Jumat sore (27/2/2026). Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban biaya transportasi dan logistik keluarga yang akan menjemput kepulangan Roziqin di Jakarta dan Semarang.
BACA JUGA: Yuk Cek Anggaran MBG!, Ibnu Hajar: Pelaksanaan Program MBG di Daerah Berjalan Sesuai Pembagian Kewenangan
Roziqin diketahui merupakan peserta magang di Negeri Sakura yang memasuki tahun kedua. Namun, nasib kurang beruntung menimpanya setelah didiagnosa menderita kanker. Kondisi ini membuatnya hanya bisa terbaring sakit selama tiga bulan terakhir dan tidak dapat melanjutkan pekerjaannya.
Kabar mengenai kondisi memprihatinkan Roziqin pertama kali mencuat ke publik melalui unggahan akun Instagram @agus_sumadi31 atau yang akrab disapa Pakdhe Jepang, seorang konten kreator yang sering membantu mengabarkan kondisi PMI di Jepang.
Berdasarkan informasi dari pihak keluarga, proses repatriasi atau pemulangan Roziqin dijadwalkan tiba di Indonesia pada hari Minggu (1/3/2026). Sebagian anggota keluarga akan berangkat ke Jakarta untuk menyambut kedatangan Roziqin dari Jepang. Sedangkan sebagian keluarga lainnya akan menunggu di Semarang.
“Nanti dari Jakarta akan dibawa ke Semarang dengan ambulance,” kata orangtua Roziqin.
BACA JUGA: Festival Imlek 2577 Kongzili, Harmoni Lintas Agama
Menurut penuturan keluarga, Roziqin sebelumnya tidak pernah sakit serius selama di rumah. Termasuk saat pemeriksaan kesehatan sebelum berangkat ke Jepang. “Kalau di rumah tidak pernah sakit, dua kali medical check up sebelum berangkat juga tidak ditemukan penyakit itu,” jelas keluarga.
Pihak BAZNAS Jepara bergerak cepat setelah mendapatkan arahan dari Bupati Witiarso Utomo. Sinergi ini merupakan bentuk respon taktis pemerintah daerah dalam menangani permasalahan sosial yang menimpa warga Jepara di luar negeri.
”Bantuan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk meringankan beban keluarga. Kami berdoa agar proses kepulangan Mas Roziqin berjalan lancar dan beliau segera diberikan kesembuhan,” ujar Ketua BAZNAS Jepara Sholih, Jumat (27/2/2026).
Pihak keluarga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dari Bupati Jepara dan bantuan yang diberikan oleh BAZNAS yang dirasa sangat membantu di tengah situasi sulit yang mereka hadapi. (KA)