JEPARA | GISTARA.COM – UNISNU Jepara hari ini, Sabtu 28 Februari 2026 melaksanakan penarikan serentak Mahasiswa MdSM ( Mengajar di Sekolah Madrasah). Salah satunya di MA NU Nahdlatul Fata Petekeyan. Kegiatan tersebut sebagai tanda berakhirnya masa tugas mahasiswa yang diterjunkan ke sekolah/madrasah selama 40 hari untuk mengimplementasikan ilmu pendidikan ( pedagogik) yang diperoleh selama studi di Unisnu Jepara. Kegiatan penarikan MdSM sangat meriah karena dihadiri seluruh Civitas Akademika MTS-MA NU Nahdlatul Fata Petekeyan.
Fuad Al Mubaroq, Wakil Ketua Tim MdSM Unisnu saat memberikan sambutan merasa bangga dan berterima kasih kepada MTS-MA NU Nahdlatul Fata yang menerima Tim MdSM dengan enjoy sehingga seluruh mahasiswa dapat beradaptasi dengan baik. Sebagai mahasiswa yang sedang berproses tentu melakukan banyak kekurangan. Oleh karena itu, Fuad berharap siswa-siswi dan para dewan guru dapat memaafkan.
Di hadapan 800 ratusan siswa dan dewan guru Fuad memompa semangat siswa-siswi untuk terus belajar.
BACA JUGA: Puasa Ramadhan sebagai Penguat Pendidikan Moral
” Kalian harus terus meng- upgrade ilmu pengetahuan lewat belajar jangan stagnan, karena orang yang beruntung adalah mereka yang hari ini lebih baik dari hari kemarin,” tegas Fuad.
Dalam suasana haru ia berpamitan dengan keluarga besar MTS-MA NU Nahdlatul Fata Petekeyan. Mengutip sebuah quotes ia menuturkan, ” Dunia ini penuh air mata. Air mata pertemuan bahagia saat kita bertemu dan air mata kesedihan saat kita berpisah, kali ini air mata perpisahan yang kami rasakan, ” pungkas Fuad penuh haru.

Sambutan Fuad Al Mubaroq, Wakil Ketua Tim MdSM UNISNU
H. Nur Khandir, Kepala MA NU Nahdlatul Fata saat melepas Tim MdSM menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Unisnu Jepara dan Tim MdSM atas kerjasama yang telah dibangun selama ini, utamanya Tim MdSM yang telah menjalankan tugasnya dengan baik. Ia berharap pengalaman selama di MA NU Nahdlatul Fata menjadi referensi tambahan sebagai calon guru dan dapat menjadi bahan kajian untuk disempurnakan.
” Bersabarlah kalian, pengalaman di sini sangat bermanfaat bagi kalian ke depan. MTS-MA NU Nahdlatul Fata Petekeyan akan menjadi serpihan sejarah perjalanan kalian ke depan. Lanjutkan tugas berikutnya hingga meraih titel sarjana,” tegas H. Nur Khandir.
Sementara itu, Hj. Ana Rahmawati, Dosen Pembimbing MdSM Unisnu Jepara mengapresiasi kepada keluarga MTS-MA NU Nahdlatul Fata yang telah membuat kegiatan penarikan MdSM Unisnu ini sangat luar biasa karena diikuti seluruh Civitas Akademika MTS-MA NU Nahdlatul Fata.
Lebih lanjut Hj. Ana Rahmawati berpesan kepada peserta MdSM agar pengalaman mengikuti program MdSM menjadi bahan refleksi dan kontemplasi untuk kemajuan pendidikan di masa depan karena mereka mengalami atmosfer yang berbeda dengan berada di bangku kuliah.
Kepada siswa-siswi Bu Ana panggilan akrabnya memotivasi agar kelas 12 yang sebentar lagi lulus, utamanya perempuan untuk terus melanjutkan pendidikannya dengan kuliah. Karena menurutnya dengan pendidikan dapat memperbaiki taraf kehidupan.
Di tengah kegiatan penarikan MdSM diserahkan tropi kejuaraan dari siswa- siswi MA NU Nahdlatul Fata berprestasi, yaitu Wisnu Saputra peraih juara 3 Olimpiade Nasional Bahasa Inggris dan Happy Berliana peraih beasiswa program STEM Talenta NU se- Indonesia, program bimbingan intensif 42 pertemuan untuk mempersiapkan masuk Perguruan Tinggi di bidang Science, Technology, Engineering, dan Mathematics.
Sebagai ungkapan terima kasih, H. Nur Khandir menyerahkan cenderamata kepada seluruh mahasiswa MdSM dan Dosen Pembimbing berupa buku yang ia tulis, sedangkan pihak MdSM memberi kenang- kenangan berupa mimbar pidato dengan ukiran. (AD/Sub)