GISTARA. COM – Hari Raya Idul Fitri bukan hanya momentum kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadhan, tetapi juga menjadi waktu yang penuh keberkahan untuk menghidupkan berbagai amalan sunnah yang diajarkan oleh Rasulullah
Ada sejumlah kesunahan yang dianjurkan untuk dilakukan saat Idul Fitri. Dilansir dari nu online Berikut kesunahan-kesunahan yang dianjurkan untuk dilakukan saat Idulfitri.
Pertama, shalat Idul Fitri.
Shalat Idul Fitri hukumnya sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dikukuhkan). Bahkan, sebagian pendapat menyatakan fardlu kifayah (kewajiban kolektif)
BACA JUGA: Dr. Hj. Hindun Anisah, MA Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Kedua, mandi.
Sunnah bagi siapapun, laki-laki, perempuan bahkan wanita yang tengah haidl atau nifas melakukan mandi Idulfitri. Kesunnahan ini juga berlaku bagi yang tidak menghadiri shalat Idulfitri, seperti orang sakit.
Ketiga, menghidupkan malam Id dengan ibadah.
Dianjurkan menghidupi malam hari raya dengan shalat, membaca shalawat, membaca Al-Qur’an, membaca kitab, dan bentuk ibadah lainnya.
Keempat, memperbanyak bacaan takbir.
Salah satu syi’ar yang identik dengan Idul Fitri adalah kumandang takbirnya. Anjuran memperbanyak takbir ini berdasarkan firman Allah, yang artinya “Dan sempurnakanlah bilangan Ramadhan, dan bertakbirlah kalian kepada Allah”. (QS. Al-Baqarah: 185).
BACA JUGA: BAZNAS Kabupaten Jepara Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Kelima, makan sebelum berangkat shalat Id.
Sebelum berangkat shalat Idul Fitri, disunnahkan makan terlebih dahulu. Anjuran ini berbeda dengan shalat Idul Adha yang disunnahkan makan setelahnya.
Keenam, membedakan rute jalan pergi dan pulang tempat shalat Id.
Berdasarkan hadits riwayat al-Bukhari, rute perjalanan pulang dan pergi ke tempat shalat Id hendaknya berbeda, dianjurkan rute keberangkatan lebih panjang dari pada jalan pulang. Di antara hikmahnya adalah agar memperbanyak pahala menuju tempa ibadah.
Ketujuh, berhias.
Idul fitri adalah waktunya berhias dan berpenampilan sebaik mungkin untuk menampakan kebahagiaan di hari yang berkah itu. Berhias bisa dilakukan dengan membersihkan badan, memotong kuku, memakai wewangian terbaik dan pakaian terbaik.
BACA JUGA: H. Ulil Albab, S.Psi, M.AP., Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H
Kedelapan, tahniah (memberi ucapan selamat).
Hari raya adalah hari yang penuh dengan kegembiraan. Karena itu, dianjurkan untuk saling memberikan selamat atas kebahagiaan yang diraih saat hari raya
Kesembilan, silaturahim
Saat idulfitri sangat dianjurkan untuk saling berkunjung terutama kepada sanak keluarga, kerabat, para guru, dan para sahabat
Mengamalkan sunnah-sunnah tersebut tidak hanya menambah kesempurnaan ibadah, tetapi juga menjadi wujud syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. (KA)