JEPARA | GISTARA. COM – Kebijakan penggunaan barcode untuk pembelian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi mulai berdampak di wilayah Karimunjawa, Kabupaten Jepara. Sejumlah nelayan bahkan rela mengantre dengan membawa genset langsung ke SPBU demi mendapatkan BBM. Selasa (31/4/2026).
Rivaldo, warga Karimunjawa, mengungkapkan antrean BBM sudah terjadi sejak sekitar satu minggu terakhir. Kondisi ini dipicu oleh penerapan sistem barcode yang kini mulai diberlakukan secara penuh.
BACA JUGA: Harga BBM Dipastikan Tidak Naik, Pemerintah Minta Masyarakat Tenang
“Nelayan sampai membawa genset ke pom bensin karena kesulitan mendapatkan BBM. Antrean sudah terjadi sejak seminggu lalu,” ujarnya.
Ia menambahkan, saat ini proses pembuatan barcode bagi nelayan masih berlangsung. Pemerintah setempat melalui pihak kecamatan turut membantu percepatan pendaftaran bagi nelayan yang belum memiliki barcode.
Kondisi tersebut diperparah dengan keterbatasan fasilitas distribusi BBM di Karimunjawa. Diketahui, hanya terdapat satu SPBU yang melayani kebutuhan masyarakat di wilayah kepulauan itu. (KA)