DEMAK | GISTARA. COM – Suasana hangat Idul Fitri masih terasa kental dalam pertemuan para pegiat literasi di TBM Mutiara Hati, Desa Jleper, Kabupaten Demak, Minggu (19/4/26).
Namun, agenda Halal Bihalal yang digelar Forum TBM Kabupaten Demak kali ini membawa misi yang lebih dalam, yakni sebagai media konsolidasi organisasi bagi para pengelola Taman Bacaan Masyarakat, termasuk kehadiran Forum TBM Kabupaten Jepara.
Bagi Forum TBM Jepara, kehadiran dalam acara ini bukan sekadar memenuhi undangan seremonial, melainkan bagian dari langkah strategis untuk memperkuat barisan antarwilayah.
BACA JUGA: Pameran TATAH 2026, Kuatkan Identitas Jepara sebagai Kota Ukir
Halal Bi Halal dipandang sebagai jembatan untuk menyatukan visi pasca-Ramadhan demi menghadapi tantangan literasi yang semakin kompleks.
Dwi Isnaini Saparyati, S.IP.MT, Kabid Pembinaan Paud & PNF Dindikbud Demak dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai sarana berbagi inspirasi dan praktik baik dalam pengelolaan Taman Bacaan Masyarakat.
Melalui kegiatan Goes To TBM, kami berharap dapat mendorong semangat kolaborasi, saling belajar, dan memperkuat peran TBM sebagai pusat literasi dan pemberdayaan masyarakat.
Muhammad Nasir, S.Pd. Ketua Forum TBM Demak menyampaikan bahwa Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam mengembangkan literasi di tengah masyarakat, karena itulah kami mengambil tema “Sucikan Hati, Eratkan Silaturahmi dan Tingkatkan Literasi”.
Forum TBM Demak-Jepara
Ketua Forum TBM Jepara, M. Ali Burhan, S.H., menyampaikan bahwa pertemuan rutin dengan format silaturahmi seperti ini adalah cara paling efektif untuk melakukan konsolidasi gerakan. Menurutnya, literasi tidak bisa berjalan sendiri-sendiri tanpa adanya ikatan emosional yang kuat antar-pengurus.
”Kegiatan rutin seperti ini perlu kita maknai sebagai media silaturahmi sekaligus konsolidasi. Gerakan literasi akan terus tumbuh jika kita rutin bertemu dan berkomunikasi. Dengan saling mengunjungi melalui Goes to TBM, kita akan saling mengisi, mengevaluasi, dan menyemangati satu sama lain,” tegas Ali Burhan.
Konsolidasi ini juga didukung oleh arahan dari Pengurus Pusat Forum TBM, Den Hasan, yang menekankan pentingnya penguatan basis digital dan administrasi. Ia mengimbau agar setiap TBM memanfaatkan media sosial sebagai sarana sosialisasi yang masif dan selalu terkoneksi dengan program-program pusat dari Perpusnas serta kementerian terkait.
BACA JUGA: Halal Bihalal NU-Muhammadiyah, Sinergi Wujudkan Jepara MULUS
Hadir dalam acara ini, Ning Kakanti Kepala Plt Kasi PNF, Penasihat Forum TBM Demak, Pak Wahyu Tri Husodo, Wakil Ketua Forum TBM Jepara Bapak Edi Mustofa, TBM-TBM seKab. Demak dan delegasi Jepara (M RA. Kartini, RBI, dan TBM Isykarima).
Pertemuan ini juga menyoroti pentingnya legalitas lembaga. Konsolidasi yang kuat di tingkat internal diharapkan mampu mempermudah TBM dalam membangun kemitraan strategis dengan Pemerintah Daerah.
Acara ditutup dengan komitmen bersama untuk meningkatkan kualitas pengelolaan literasi di masing-masing wilayah. Melalui momentum Halal Bihalal ini, Forum TBM Jepara dan Demak sepakat bahwa kekuatan silaturahmi adalah bahan bakar utama untuk menjalankan program-program yang lebih efektif, berdampak, dan berkelanjutan di masa depan.(KA)