JEPARA | GISTARA. COM – Dalam rangka memperingati Harlah ke-16 Yayasan Pendidikan Bumi Kartini, Sekolah Bumi Kartini menyelenggarakan kegiatan pelatihan pencegahan bullying dengan metode ROOTS (Respect Others, Own Thoughts) bertajuk “Stop Bullying, Start Respect”. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, pada Jumat–Sabtu, 24–25 April 2026, dengan melibatkan siswa SMPUT Bumi Kartini sebagai peserta utama.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Klaten yang memiliki kompetensi dalam isu perlindungan anak dan pencegahan kekerasan di lingkungan pendidikan.
Melalui pendekatan ROOTS, para siswa tidak hanya diberikan pemahaman mengenai bentuk dan dampak bullying, tetapi juga didorong untuk menjadi agen perubahan yang mampu menciptakan budaya saling menghargai di lingkungan sekolah.
BACA JUGA: Pencanangan Hardiknas 2026 di Jepara, Fokus Inovasi Pendidikan
Ketua LPA Klaten, Ahmad Syakur, S.H., M.H., yang turut memfasilitasi kegiatan ini, menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan oleh Sekolah Bumi Kartini.
“Saya sangat mengapresiasi Sekolah Bumi Kartini, karena tidak banyak sekolah yang secara partisipatif berinisiatif mengadakan kegiatan pelatihan bullying ini dan membentuk agen-agen perubahan di sekolah,” ujarnya.
Lebih lanjut, beliau berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.
“Kedepan kegiatan ini bisa dilakukan setiap tahun karena harus di-upgrade dan diperbarui, karena akan ada agen-agen yang lulus,” tambahnya.
Pemateri bersama para peserta pelatihan di dampingi pengurus yayasan dan para guru
Lutfi Rahman, Pengurus Yayasan Pendidikan Bumi Kartini juga menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen yayasan dalam membangun ekosistem pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan lingkungan sosial yang sehat.
“Kami ingin sekolah menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi anak-anak untuk tumbuh. Melalui pelatihan ROOTS ini, kami berharap lahir kesadaran bersama bahwa pencegahan bullying adalah tanggung jawab semua pihak, baik siswa, guru, maupun orang tua,” ungkapnya.
Sebagai bentuk kesinambungan program, LPA Klaten juga akan memfasilitasi Pelatihan Disiplin Positif bagi guru dan karyawan Sekolah Bumi Kartini yang akan dilaksanakan esok hari, Sabtu, 25 April 2026.
BACA JUGA: Unik, Momen Hari Kartini Atlet Gopala Panjat Tebing Berkebaya
Kegiatan ini merupakan lanjutan dari Pelatihan ROOTS bagi siswa, dengan tujuan membangun keselarasan pemahaman antara siswa dan pendidik dalam upaya pencegahan bullying.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Sekolah Bumi Kartini menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, inklusif, dan berkarakter. Sinergi antara siswa dan guru diharapkan mampu memperkuat budaya sekolah yang menjunjung tinggi rasa hormat, empati, dan tanggung jawab bersama dalam mencegah bullying. (KA)