Pasang Surut Penjual Ikan Asin di Pulau Panjang

Mbah Sokiyem salah satu penjual ikan asin di Pulau Panjang

JEPARA | GISTARA. COM – Di bawah rindangnya pohon tepi Pantai Pulau Panjang, seorang perempuan paruh baya duduk setia menjaga dagangan ikan asinnya, di tengah semilir angin laut dan debur ombak yang tak henti terdengar.

Tatapannya sesekali mengikuti wisatawan yang datang dan pergi, seolah menjadi bagian dari suasana hangat dan sederhana yang hidup di pulau itu setiap hari.

Sokiyem (63) seorang pedagang ikan asin, memulai aktivitas berdagangnya di Pulau Panjang sejak pukul 08.00 hingga 16.00 setiap Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional. Rutinitas ini telah ia jalani secara konsisten sejak 2018.

BACA JUGA: Pameran “TATAH” Resmi Dibuka, Menteri Kebudayaan Ajak Generasi Muda Lestarikan Seni Ukir

“Pendapatannya gak mesti sekarang, kadang yo dapet uang kadang enggak,kalo dapet Rp.10.000 juga pernah, Rp.300.000 juga pernah, sekarang susah sekali memang,” ungkap Sokiyem ketika diwawancarai,  Minggu (3/5/26).

Sebelum pandemi corona melanda, omzet penjualannya mampu menembus lebih dari Rp1.000.000 per hari. Namun kini, penghasilannya perlahan menurun dan hanya berkisar Rp900.000, itu pun belum termasuk pendapatan bersih.

“Gimana lagi yo, udah mungkin jalan hidupnya harus begini,yo dijalani dengan ikhlas ngono wae, Gusti Allah ki sing ngatur rejekine,” ujarnya.

BACA JUGA: Pelantikan PC PMII Jepara, Bupati Jepara Minta PMII Kawal Program Kartu Sarjana

Menurut Defika, membeli ikan asin dari pedagang sepuh seperti Sokiyem tidak hanya sekadar berbelanja, melainkan menghadirkan suasana hangat penuh nostalgia yang kini mulai sulit ditemui di tengah maraknya pusat perbelanjaan modern.

“Aku beli trasi udang dari Mbah Sokiyem, jujur langsung keinget orang rumah sih, karna emang kalo dirumah nyambel nya pake trasi, langsung tak tawari ibuku mau ngak dan ternyata mau, kalo soal rasa belum dicoba karna jujur trasi nya ga ada bau udang sama sekali, dari tekstur lembek dan bau nya seperti daun (jujur) jadi ibuku takut buat masak trasi itu karna bau nya ga menyakinkan,” pungkasnya.(KA)

Related posts

Mozza Pizza Tawarkan Beragam Varian, Kini Siap Ekspansi

Kedai Juice Vit Bertahan Ditengah Bahan Baku Serba Mahal

Menikmati Sore dengan Nge-Mochi