JEPARA | GISTARA.COM – Ratusan kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser) memadati halaman MA Miftahul Huda untuk mengikuti Apel Pembukaan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Raya yang digelar Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Banser Jepara, Jumat (5/6/2026).
Dari berbagai penjuru kecamatan di Kabupaten Jepara, para kader datang dengan semangat yang sama: menguatkan pengabdian kepada organisasi, agama, dan bangsa. Membludaknya peserta menjadi penanda tingginya antusiasme kader Ansor dan Banser dalam mengikuti proses kaderisasi tersebut.
BACA JUGA: Sensus Ekonomi 2026, Tekankan Pentingnya Data Akurat
Di tengah barisan peserta yang berdiri tegap, apel pembukaan turut dihadiri Staf Ahli Bupati Jepara Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan, Samiadji, yang mewakili Bupati Jepara.
Pelaksana Harian (Plh) Ketua PC GP Ansor Jepara, Lukman Hakim, dalam amanatnya mengingatkan bahwa tantangan kebangsaan saat ini tidak hanya hadir di dunia nyata, tetapi juga di ruang digital. Menurutnya, media sosial telah menjadi arena baru yang membutuhkan kehadiran kader-kader muda yang memiliki komitmen kebangsaan kuat.
“Ruang maya bukan hanya tempat bersosialisasi, tetapi juga menjadi medan dakwah, edukasi, sekaligus pembelaan terhadap nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.
Pelaksana Harian (Plh) Ketua PC GP Ansor Jepara, Lukman Hakim memberikan pengarahan
Ia menegaskan, Ansor dan Banser memiliki tanggung jawab untuk menjaga narasi kebangsaan di tengah derasnya arus informasi yang beredar di media sosial. Karena itu, kader Ansor tidak cukup hanya aktif di lapangan, tetapi juga harus hadir di garda depan ruang digital.
Bagi Lukman, Ansor memiliki karakter pergerakan yang berbeda. Ketika banyak anak muda bergerak mengikuti tren sesaat atau kepentingan kelompok tertentu, Ansor tetap berpijak pada komitmen kebangsaan dan nilai-nilai keagamaan Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja).
“Ansor dan Banser harus tetap teguh menjadi benteng bangsa, baik di dunia nyata maupun di media sosial,” tegasnya.
BACA JUGA: Kasat Reskrim dan Kasat Binmas Resmi Berganti, Kapolres Jepara Tekankan Pelayanan pada Masyarakat
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Jepara berharap keberadaan Ansor dan Banser terus menjadi mitra strategis dalam menjaga kondusivitas daerah. Samiadji mengajak seluruh kader untuk terus memperkuat semangat gotong royong dalam mendukung pembangunan Jepara.
“Ansor dan Banser bersama Pemerintah Kabupaten Jepara harus terus guyub rukun, bergotong royong menjaga keamanan, kenyamanan, dan mendukung terwujudnya Jepara yang semakin maju,” katanya.
Diklatsar Raya ini bukan sekadar agenda pelatihan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan semangat para pemuda yang memilih jalan pengabdian, merawat persatuan, dan menjaga Indonesia dari berbagai tantangan zaman yang terus berkembang. (KA)