PKW Cetak Wirausaha Muda Penggerak Ekonomi Kreatif

Fashion Show dalam penutupan PKW 2026

JEPARA | GISTARA. COM – Sebanyak 30 peserta Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) Tahun 2026 resmi menyelesaikan pendidikan dan pelatihan yang berlangsung selama 250 Jam Pelajaran (JPL). Penutupan program digelar di Gedung Galeri Dekranasda Kabupaten Jepara Lantai 2, Senin (20/7/2026).

Program yang berfokus pada keterampilan membatik dan menjahit ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menumbuhkan wirausaha baru yang siap bersaing di sektor ekonomi kreatif.

Ketua Panitia Penyelenggara Program PKW, Ary Bachtiar, mengatakan bahwa para peserta tidak hanya dibekali kemampuan teknis, tetapi juga pengetahuan dan karakter yang menjadi fondasi dalam membangun usaha mandiri.

“Selama kurang lebih 32 hari, peserta memperoleh pembelajaran yang utuh dan terintegrasi, mulai dari keterampilan batik tulis dan batik cap, teknik menjahit, manajemen usaha, penguatan karakter kewirausahaan, hingga pemasaran digital,” katanya.

BACA JUGA: Kupas KDMP, PMII Jepara Ingatkan Pentingnya Tata Kelola Profesional

Ia berharap, peserta tidak hanya menjadi tenaga terampil, tetapi mampu tumbuh sebagai pelaku usaha yang percaya diri, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu menciptakan peluang ekonomi di tengah masyarakat.

“Harapan kami, ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan ini menjadi langkah awal lahirnya wirausaha-wirausaha baru yang sukses dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ketua Dekranasda Kabupaten Jepara Hj. Laila Saidah Witiarso yang diwakili Wakil Ketua Dekranasda Inez Hajar menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, atas dukungan yang diberikan sehingga Program PKW Tahun 2026 dapat terlaksana dengan baik.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang telah diberikan kepada Kabupaten Jepara melalui Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha. Program ini menjadi investasi penting dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, produktif, dan memiliki daya saing. Sinergi seperti ini diharapkan terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses terhadap pendidikan keterampilan dan kesempatan untuk menjadi pelaku usaha mandiri,” ungkapnya.

BACA JUGA: Multaqo LMY Kecamatan Jepara 2026 Ditutup, Tebar Kepedulian kepada Anak Yatim dan Guru TPQ

Ia berharap para lulusan mampu menjadi generasi pengrajin muda yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing.

“Kami berharap dari program ini lahir pengrajin-pengrajin muda yang mampu menciptakan produk berkualitas, membuka lapangan pekerjaan, serta menjadi bagian penting dalam memperkuat ekonomi kreatif Kabupaten Jepara. Semoga keterampilan yang telah diperoleh menjadi bekal untuk berkarya, berwirausaha, dan turut melestarikan warisan budaya batik sebagai identitas daerah,” tambahnya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap keberlanjutan usaha peserta, pada kesempatan tersebut juga diserahkan bantuan berupa peralatan membatik dan perlengkapan wirausaha kepada seluruh peserta Program PKW. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai modal awal untuk memulai maupun mengembangkan usaha secara mandiri.

Melalui Program PKW 2026, diharapkan semakin banyak masyarakat yang memiliki keterampilan, keberanian berwirausaha, serta mampu menciptakan peluang kerja baru sehingga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah. (KA)

Related posts

Niswatur Rohmah Cahaya di Balik Pondok Pesantren Al Ikhlas

Kupas KDMP, PMII Jepara Ingatkan Pentingnya Tata Kelola Profesional

Hj. Umi Farida Kembali Terpilih Pimpin LMY Kecamatan Tahunan Masa Khidmat 2026-2031