Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
GISTARA TV
Tuesday, October 6, 2026
Top News
Mengenal Rubrik Penerbitan Surat Kabar, dan Majalah
Cuaca Terik, Penjual Es Teh di Jepara Berhamburan
Mengenal Nyai Hindun Anisah, Caleg DPR RI Dapil Demak, Kudus, dan...
Kolam Renang Cinta Candi Liyangan Temanggung Jawa Tengah Terbaru 2022
Fenomena Bodoh Deklarasi Kasyaf Lewat Foto
Ribuan Orang Hadiri Haul Mbah Sahil ke 18, Ini Biografinya
Sejarah Pantai Nampu Wonogiri Jawa Tengah Terbaru 2022
Peringati Hari Ibu, MIDEHA Festival Gelar Lomba Kolaborasi dengan Ibu
Tak Perlu ke Eropa, Main Salju Bisa di Dusun Semilir Bawen
Rancangan Dapil Pemilu 2024 di Jepara Tidak Berubah
Gistara
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Copyright 2021 - All Right Reserved
Pendidikan

Menumbuhkan “Agripreneur” Cilik: Implementasi Urban Farming Berbasis STEM di SDN 7 Klumpit Kudus

by Redaksi 21/08/2026
Redaksi 21/08/2026 182 views
Workshop Digital Storytelling dan Instalasi Edu- Farm Kit
182

KUDUS | GISTARA. COM —Di tengah ancaman krisis regenerasi petani di Indonesia akibat rendahnya minat generasi muda pada sektor agraris, sebuah langkah preventif dan inovatif berhasil diwujudkan di tingkat pendidikan dasar. Tim dosen dari Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU) sukses melaksanakan program pemberdayaan bertajuk “Klumpit Little Farmers” di SDN 7 Klumpit, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus.

Program ini hadir sebagai solusi konkret untuk mencetak calon agripreneur muda sejak dini. Diketuai oleh Herri Wijaya, S.Kom., M.M., bersama tim pelaksana anggota Fifi Endah Irawati, M.M. dan Manggalastawa, M.Pd., serta dibantu oleh lima mahasiswa dari Prodi S1 Bisnis Digital, tim berinisiatif membawa konsep urban farming atau pertanian lahan sempit langsung ke lingkungan sekolah. Langkah ini sekaligus merespons potensi alam berupa ketersediaan air yang melimpah di desa tersebut, yang sebelumnya belum termanfaatkan secara optimal untuk sarana edukasi.

BACA JUGA: Jepara Rolling Sabet 7 Emas di Kejurnas Sepatu Roda Gunungkidul 2026

Pendekatan STEM dan Teknologi Edu-Farm Kit

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini tidak sekadar mengajarkan cara menanam secara konvensional, namun juga mengimplementasikan metode Project-Based Learning (PjBL) yang terintegrasi dengan pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics). Siswa-siswi diajak berinteraksi langsung dengan “Edu-Farm Kit”, yaitu sebuah instalasi hidroponik portabel sistem sumbu (wick system) yang telah dirancang secara menarik dan ramah bagi anak.

Melalui laboratorium hidup ini, siswa mempraktikkan budidaya microgreens, yakni sayuran muda bernutrisi super yang dapat dipanen sangat cepat, hanya dalam kurun waktu 15 hingga 30 hari untuk variasi tanaman sayur tertentu. Siklus panen yang singkat ini sangat sesuai dengan karakteristik psikologis anak usia SD; mereka dapat langsung melihat hasil kerja kerasnya dan mengetahui bahwa bercocok tanam tidak sesulit yang mereka bayangkan.

Selain itu, rasa kepuasan (sense of achievement) dalam merakit instalasi, menyemai benih, hingga mengukur kepekatan nutrisi menggunakan alat pengukur digital (TDS meter) sampai akhirnya memanen, menjadi pengalaman berharga bagi mereka dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan sejak dini.

Sentuhan Digitalisasi dan Strategi Branding

Inovasi produk agrikultur harus dipadukan dengan strategi komunikasi visual dan pemasaran yang cerdas. Oleh karena itu, prinsip-prinsip bisnis digital dan komunikasi pemasaran turut ditanamkan kepada para siswa. Mereka tidak hanya didorong menjadi petani yang terampil, tetapi juga wirausahawan kecil (little agripreneur).

Tim pengabdi menyelenggarakan Workshop Digital Storytelling, di mana siswa didampingi oleh mahasiswa memproduksi konten video menarik mengenai produk sayur mereka menggunakan handphone. Dari aspek branding, program ini juga membantu sekolah membangun identitas visual yang profesional, mulai dari pembuatan logo stiker produk kemasan hingga aktivasi dan pengelolaan akun media sosial sekolah secara terstruktur.

Puncak dari rangkaian kegiatan edukasi ini adalah simulasi pasar (Market Day) yang interaktif. Pada fase ini, anak-anak berhasil memanen sayuran, mengemasnya dengan apik di dalam clamshell transparan berstiker label, lalu menjual produk tersebut secara langsung kepada warga sekolah dan kelompok wali murid.

BACA JUGA: Kunjungi Karimunjawa, Semesko Infra Kaji Penguatan Konektivitas dan Infrastruktur

Dampak dan Keberlanjutan

Transformasi pembelajaran ini mendapat apresiasi positif dari Plt Kepala Sekolah SDN 7 Klumpit, Mita Apprillia Sari, S.Pd., M.Pd. Space halaman sekolah yang belum dimanfaatkan, kini dimanfaatkan menjadi Green House yang edukatif dan bisa dimanfaatkan untuk pembelajaran berbasis STEM.

Demi memastikan keberlanjutan program, seluruh instalasi Edu-Farm Kit telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak mitra sekolah. Langkah ini juga dibarengi dengan penyelenggaraan Training of Trainer (ToT) bagi para guru pembina agar mereka mahir memainkan peran sebagai fasilitator pertanian modern secara mandiri untuk angkatan siswa yang akan datang.

Dukungan Pendanaan Hibah BIMA 2026

Pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat di SDN 7 Klumpit ini dapat terealisasi berkat dukungan pendanaan melalui Hibah BIMA dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Tahun 2026 melalui skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM). Kelancaran seluruh rangkaian kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Kudus serta pihak SDN 7 Klumpit.

Keberhasilan program “Klumpit Little Farmers” membuktikan bahwa literasi agrikultur yang dikawinkan dengan teknologi digitalisasi dan pendekatan STEM mampu menghadirkan pengalaman belajar yang memikat. Anak-anak SDN 7 Klumpit kini bukan lagi sekadar konsumen sayuran, melainkan telah menjadi barisan produsen cilik yang siap mengambil estafet ketahanan pangan lokal di masa depan. (KA/Fifi Endah Irawati)

Edu FarmingStory TellingUMKU Kudus
0 FacebookTwitterPinterestEmail
Redaksi

previous post
Bina UMKM, Mahasiswa KKN UNISNU Jepara XXI Desa Mantingan Rebranding Rempeyek Al-Suroya
next post
HUT ke-81 Jateng, Dekranasda Jepara Kenalkan Produk Unggulan dan Budaya Lokal 

You may also like

Baru Dilantik, KKMA 02 Jepara Langsung Tancap Gas Bedah Kerangka TKA 2026

19/09/2026

Belajar Menjadi Pemimpin, Mahasiswa BCB Unisnu Jepara Kaji Kepemimpinan dan Pengambilan Keputusan

17/09/2026

80 Guru Inti KKMTs 02 Jepara Digembleng Menyusun Soal Asesmen Berkualitas

16/09/2026

Dari Serbuk Kayu Jadi Cerita Laut, 150 Anak Jepara Unjuk Kreativitas

15/09/2026

Bukan Sekadar Berkemah, 501 Pramuka Karimunjawa Belajar Jaga Alam dan Peduli Sesama

11/09/2026

Jelang Pelaksanaan Persimanu 2, Panitia Gelar Rakor Lintas Sektor

09/09/2026

Terkini

  • Gentur Ajak Masyarakat Manfaatkan AI Berlandaskan Nilai-Nilai Islam

    05/10/2026
  • Keren! Pemkab Jepara Sabet Penghargaan JDIH dengan Progres Pencapaian Terbaik

    05/10/2026
  • El Niño Sangat Kuat, BMKG Prediksi Musim Hujan 2026/2027 Datang Terlambat

    04/10/2026
  • Gus Nabil Ajak Jama’ah untuk Bersikap Tawadu’, Bersyukur dan Perbanyak Istigfar

    04/10/2026
  • MES Jateng Didorong Jadi Penggerak Ekonomi Syariah dan UMKM

    04/10/2026
Gistara
  • Home
  • Nasional
  • Regional
    • Semarangan
    • Muria
    • Kedu
    • Banyumasan
    • Pantura
    • Solo Raya
  • Politik
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Kolom
    • Opini
    • Risalah
    • Tokoh
    • Cerpen
    • Catatan Redaksi
  • Lainnya
    • Budaya
    • Teknologi
    • Pendidikan
    • Info Grafis
    • Plesir
    • Kuliner
    • Religi
Sign In

Keep me signed in until I sign out

Forgot your password?

Do not have an account ? Register here

Password Recovery

A new password will be emailed to you.

Have received a new password? Login here

Register New Account

Have an account? Login here