JEPARA | GISTARA.COM – Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Jepara periode 2026-2031 resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya di Pendopo Kabupaten Jepara, Rabu (23/9/2026).
Prosesi pelantikan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB tersebut menjadi momentum untuk memperkuat peran LPTQ dalam mengembangkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, tidak hanya melalui tilawah, tetapi juga melalui syiar dan pembiasaan membaca Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam sambutannya, Ketua LPTQ Kabupaten Jepara Dr. KH. Abdul Wahab menyampaikan bahwa para pengurus yang dilantik telah melalui proses penyaringan.
“Sudah melalui penyaringan di bumi dan di langit,” kelakar Yi Wahab, panggilan akrab Dr. KH. Abdul Wahab.
BACA JUGA: 21 Dapur MBG di Jepara Disidak Serentak Dini Hari, Dari Bahan Baku hingga IPAL Diperiksa
Ia menekankan bahwa amanah kepengurusan LPTQ bukan sekadar berkaitan dengan pelaksanaan musabaqah atau tilawah. Menurutnya, LPTQ memiliki tanggung jawab lebih luas dalam membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat, termasuk mendorong syiar dan habituasi Al-Qur’an.
“LPTQ tidak hanya berbicara tentang tilawah. Kita juga menekankan syiar Al-Qur’an dan habituasi Al-Qur’an,” ujarnya.
Ia berharap, setidaknya setiap masjid di tingkat kecamatan dapat memiliki kegiatan tadarus Al-Qur’an secara rutin. Dengan demikian, keberadaan LPTQ tidak hanya terasa saat pelaksanaan MTQ, tetapi juga hadir dalam aktivitas keagamaan masyarakat sehari-hari.
Sementara itu, sesepuh LPTQ Jepara, Kyai Nur Huda Alhafidz, turut memberikan doa dan nasihat kepada para pengurus yang baru dilantik. Ia mendoakan agar seluruh pengurus LPTQ diberikan keistiqamahan dalam menjalankan tugas dan kewajibannya serta mampu mengemban amanah dengan sebaik-baiknya.
Penyerahan reward dari Pemkab Jepara kepada Agung Prabowo dan Dewi Alimah atas prestasinya di MTQ tingkat Nasional 2026
Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar dalam sambutannya menyampaikan pentingnya sinergi antara LPTQ dan Pemerintah Kabupaten Jepara, khususnya dalam penguatan bidang keagamaan.
Ia juga menyinggung prestasi putra-putri Jepara di tingkat nasional. Agung Prabowo berhasil meraih Juara I Kaligrafi tingkat nasional, sedangkan Dewi Alimah meraih Juara III pada bidang yang sama. Atas prestasi tersebut, keduanya mendapat apresiasi dan penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Jepara.
Menurut Ibnu Hajar, prestasi tersebut menunjukkan bahwa potensi generasi muda Jepara di bidang Al-Qur’an dan seni keislaman perlu terus digali dan dikembangkan.
“LPTQ diharapkan dapat bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Jepara, khususnya dalam bidang keagamaan,” katanya.
BACA JUGA: Ulil Albab Ajak Pramuka Melek Perda dan Berani Ambil Peran
Ia juga menyampaikan rencana untuk kembali menghidupkan kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) di Kabupaten Jepara pada 2027.
“Semoga potensi-potensi yang ada bisa digali dan dihidupkan kembali,” ujarnya.
Ibnu Hajar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperkuat gerakan mencintai dan menghidupkan Al-Qur’an di Kabupaten Jepara.
“Mari bersinergi menghidupkan Al-Qur’an di Kabupaten Jepara,” katanya.
Pelantikan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jepara H. Ahsan Muhyiddin, Ketua PCNU Jepara KH Charis Rohman, jajaran Forkopimda, perwakilan MUI Jepara, sesepuh LPTQ Kyai Nur Huda, Ketua DMI Kabupaten Jepara K. Abdul Manan, serta sejumlah tokoh dan undangan lainnya.
Pelantikan pengurus periode 2026-2031 ini diharapkan menjadi awal penguatan peran LPTQ dalam membangun ekosistem Qur’ani di Jepara, mulai dari pembinaan tilawah dan prestasi hingga membiasakan masyarakat berinteraksi dengan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. (KA)